Pendapat John Maynard Keynes

Keynes berpendapat bahwa pengeluaran masyarakat untuk konsumsi dpengaruhi oleh pendapatan. Semakin tinggi tingkat pendapat mengakibatkan semakin tinggi pula tingkat konsumsi. Selain itu, pendapatan juga berpengaruh terhadap tabungan. Semakin tinggi pendapatan, semakin besar pula tabungannya karena tabungan merupakan bagian pendapatan yang tidak dikonsumsi. Walaupun pendapatan penting peranannya dalam menentukan konsumsi, peranan faktor-faktor lain tidak boleh diabaikan. Dibawah ini diterangkan beberapa faktor lain yang mempengaruhi tingkat konsumsi dan tabungan:

1. Kekayaan yang terkumpul

Sebagai akibat menapat harta warisan/tabungan yang banyak akibat usaha dimasa lalu, maka seseorang berhasil memiliki kekayaan yang mencukupi. Dalam keadaan seperti itu ia sudah tidak terdorong lagi untuk menabung lebih banyak.maka lebih besar bagian dari pendapatannya yang digunakan untuk konsumsi dimasa sekarang. Sebaliknya, untuk orang yang tidak memperoleh warisan mereka lebih bertekat untuk menabung yang lebih banyak di masa yang akan datang.

2. Tingkat bunga

Tingkat bunga dapat dipandang sebagai pendapatan yang diperoleh dari melakukan tabungan. Rumah tangga akan berbuat lebih banyak tabungan apabila tingkat bunga tinggi karena lebih banyak bunga yang akan diperoleh.

3. Sikap berhemat

Berbagai masyarakat mempunyai sikap yang berbeda dalam menabung dan berbelanja. Ada masyarakat yang tidak suka berbelanja berlebih-lebihan dan lebih mementingkan tabungan. Dalam masyarakat seperti itu APC dan MPCnya adalah lebih rendah tapi ada pula masyarakat yang mempunyai kecenderungan mengkonsumsi yang tinggi yang berdiri APC dan MPCnya adalah tinggi.

4. Keadaan Perekonomian

Dalam perekonomian yang tumbuh dengan teguh dan tidak banyak pengangguran masyarakat berkecenderungan melakukan perbelanjaan yang lebih aktif. Mereka mempunyai kecenderungan berbelanja lebih banyak pada masa kini dan kurang menabung. Tetapi dalam keadaan perekonomian yang lambat berkembangnya, tingkat pengangguran menunjukkan tendensi meningkat, dan sikap masyarakat dalam menggunakan uang dan pendapatnya makin berhati-hati.

5. Distribusi Pendapatan

Dalam masyarakat yang distribusi pendapatannya tidak merata, lebih banyak tabungan akan dapat diperoleh. Dengan masyarakat yang demikian sebagian besar pendapatan nasional dinikmati oleh sebagian kecil penduduk yang sangat kaya, dan golongan masyarakat ini mempunyai kecenderungan menabung yang tinggi. Maka mereka boleh menciptakan tabungan yang banyak. Segolongan besar penduduk mempunyai pendapatan yang hanya cukup membiayai konsumsi dan tabungannya adalah kecil. Dalam masyarakat yang distribusi pendapatannya lebih seimbang tingkat tabungannya relatif sedikit karena mereka mempunyai kecondongan mengkonsumsi yang tinggi.

John Maynard Keynes


John Maynard Keynes dilahirkan di Cambridge, Inggris pada tanggal 5 Juni 1883. Kebetulan tahun kelahiran Keynes bertepatan dengan tahun wafatnya Karl Marx yang sangat terkenal itu. Walaupun demikian kedua tokoh pemikir ekonomi yang waktunya bersinggungan ini sangat berbeda pemikiran satu sama lainnya. Namun demikian keduanya banyak mempengaruhi filsafat sistem kapitalis.

Ketika Keynes berusia tujuh tahun, bagi ayahnya yang juga ahli ekonomi yang bernama John Neville Keynes yang juga terkenal, Keynes merupakan seorang teman yang menyenangkan sekali, Keynes sangat sayang kepada ibunya. Hal itu terungkap dari surat untuk ibunya pada tahun 1919 yang mengadukan soal kesedihannya dan keadaan yang kurang baik di lingkungannya, sebagai berikut “Rupanya sudah berminggu-minggu lamanya saya tidak menulis surat kepada siapapun juga, saya memang sangat penat, sebagian karena pekerjaan saya, sebagian karena merasa sangat sedih melihat begitu banyak kejahatan di sekitar saya. Belum pernah saya merasa begitu sedih seperti dalam dua atau tiga minggu terakhir ini. Perdamaian ini sifatnya begitu menghina dan begitu mustahil. Sehingga hanya akan membawa malapetaka.” Keynes mencurahkan segala isi hatinya dengan gaya manja kepada ibunya yang ia sayangi itu. Keynes wafat di Tilson, Sussex pada tanggal 21 April 1946. Ia memperoleh pendidikan di Eton dan King’s College, Cambridge.

Ia menjadi dosen dalam mata kuliah ilmu ekonomi dan keuangan di cambridge. Keynes juga tercatat sebagai bendaharawan King’s College sejak tahun 1908 ia wafat. Di samping itu Keynes juga menjadi anggota Royal Cominision, sebagai Treasury (1915-1919) dan pada bulan Januari 1919 Ia menjadi utusan utama Inggris ke Konferensi Perdamaian Paris. Sebagai utusan konferensi itu, ia mengundurkan diri pada bulan Juni 1919. Pengunduran Keynes itu sebagai tindakan protesnya terhadap pasal perampasan dalam Perjanjian Versailles. Karena menurut Keynes bahwa dalam Perjanjian Versailles itu terdapat rangsangan yang tidak disadari untuk kebangkitan yang lebih hebat lagi dan militerisme dan autarki Jerman. Ternyata apa yang diutarakan Keynes menjadi kenyataan, karena dalam kurun waktu 20 tahun ramalan Keynes itu benar-benar menjadi kenyataan. Munculnya Gerakan Nazi Fasis di bawah Hitler menjadi dominan di Jerman sejak tahun 1933, dan pada akhir tahun 1939 meletuslah Perang Dunia II yang jauh lebih dahsyat dari peperangan-peperangan sebelumnya.

Keynes menikah dengan Lydia Lopokova, seorang penari balet.Pada tahun 1941 Keynes diangkat menjadi direktur Bank of England (Bank Sentral Inggris) dan pada tahun 1942 Ia menjadi The First Baron Keynes of Tilton, yakni suatu gelar kerajaan yang sangat terhormat berkat sumbangan pikirannya yang sangat besar itu.

Keynes juga pernah memimpin delegasi Inggris ke Konferensi Moneter dan Keuangan PBB di Bretton Woods, Anierika pada bulan Juli 1944. Dan konferensi itu lahirlah apa yang dikenal dengan Dana Moneter International (International Monetary Fund/IMF) dan Bank Dunia (ZBRD yakni International Bank for Reconstruction and Development).

Keynes juga pernah menjadi perunding utama dari Anglo-American Loan (Kredit Inggris Amerika) pada tahun 1945.


Pada bulan Desember tahun 1919 itu pulalah Keynes menerbitkan bukunya yang berjudul The Economic Consequences of the Peace (Konsekuensi ekonomi dan perdamaian ) yang membuat Keynes terkenal.

Dan tahun 1921 sampai 1938 ia menjabat sebagai presiden komisaris dan National Mutual Life Assurance Society dan memimpin suatu perusahaan investasi.

Pada tahun 1936, Keynes menerbitkan lagi hasil pemikirannya yang terpenting dan terkenal hingga sekarang yakni The General Theory of Employment, Interest, and Money (Teori Umum mengenai Lowongan/Peluang Kerja, Bunga dan Uang).

Dalam bukunya itu diungkapkan bahwa penghasilan dan peluang/ lowongan kerja itu ditentukan oleh jumlah pengeluaran swasta dan negara. Pendapat ini dinilai para ahli ekonomi dunia sebagai suatu penyimpangan dan tradisi Neo-Klasik dan akhirnya menciptakan mazhab baru, mazhab ekonomi modern yang biasa dikenal dengan sebutan mazbab Keynes.

Selain buku-bukunya itu, Keynes juga menerbitklan buku hasil pemikirannya berjudul How to Pay for the War. Dalam bukunya itu Keynes mengutarakan suatu cara untuk menghindari terjadinya inflasi pada zaman perang yakni dengan jalan tabungan paksa atau tabungan penangguhan.

Pada tahun 1941 Keynes diangkat menjadi direktur Bank of England (Bank Sentral Inggris) dan pada tahun 1942 Ia menjadi The First Baron Keynes of Tilton, yakni suatu gelar kerajaan yang sangat terhormat berkat sumbangan pikirannya yang sangat besar itu.

Keynes juga pernah memimpin delegasi Inggris ke Konferensi Moneter dan Keuangan PBB di Bretton Woods, Anierika pada bulan Juli 1944. Dan konferensi itu lahirlah apa yang dikenal dengan Dana Moneter International (International Monetary Fund/IMF) dan Bank Dunia (ZBRD yakni International Bank for Reconstruction and Development).

Keynes juga pernah menjadi perunding utama dari Anglo-American Loan (Kredit Inggris Amerika) pada tahun 1945.

Selain buku-bukunya yang telah disinggung di atas, ternyata masih banyak lagi karya pemikiran Keynes mengenai ekonomi dan keuangan. Seperti hasil pemikiran-pemikirannya yang berjudul Indian Currency and Finance (1913), A Treatise on Probability (1921), A Revision of Treaty (1922), A Tract on Monetaty Reform (1923), American ed., Monetary Reform (1924), a. Short View Of Russia (1925), The Economic Consequences of Mr Churchill (1925), The End Of Laissez Fair (1926), san Essays in Biography (1933).

Tips Membuat Hidup Bermakna



Bagaimana kehidupan anda selama ini???.
Apakah semua yang andalakukan bermakna untuk anda dan orang lain?.
Berikut adalah Tips membuat Hidup Menjadi Bermakna :

1--Ingatlah: mungkin anda tidak bisa mendapatkan
apa yang anda inginkan tetapi seringkali hal itu
adalah sebuah keberuntungan yang baik.

2--Saat anda menyadari anda melakukan
kekeliruan, segera ambil langkah-langkah
perbaikan.

3--Hiduplah dalam kehidupan yang baik dan penuh
kehormatan.

4--Suasana rumah yang penuh cinta kasih adalah
pondasi hidup anda.

5--Ingatlah: hubungan yang terbaik adalah
hubungan dimana kasih anda untuk yang lain
melebihi kebutuhan anda dari yang lain.

6--Kejujuran dan kepercayaan

7--Tak seorang pun yang peduli seberapa banyak
anda tahu sampai mereka tahu seberapa banyak
anda peduli.

8--Sekali dalam setahun, pergilah ke suatu tempat
yang belum pernah anda kunjungi.

9--Hargailah hal-hal kecil.

10--Hubungi dan teleponlah mereka yang sudah
lama tidak berhubungan dengan anda.

11--Mulailah menerima apa yang sudah kita dapatkan.

12-- Jangan mempersulit diri sendiri untuk hal-hal yang tidak penting.

silahkan pikirkan dan renungkan apa yang akan anda lakukan saat ini untuk
masa depan anda nanti.
Milton Friedman lahir di New York City, anak keempat dan putra hanya kerja imigran Yahudi kelas dari sebuah komunitas Hongaria di tempat yang sekarang Ukraina. Ketika dia berusia satu tahun, keluarganya pindah ke Rahway, New Jersey, di mana orang tua Friedman tetap toko barang-barang kering. Beliau meraih gelar di bidang matematika dari Rutgers University, lulus pada tahun 1932 selama kedalaman sangat dari Depresi besar.

Setelah lulus, Friedman tertarik mengejar studi lebih lanjut dalam matematika, namun keadaan yang mengerikan perekonomian nasional terinspirasi dia untuk mengejar ekonomi sebagai gantinya, dan ia menerima beasiswa dari University of Chicago.




Biography Milton Friedman

Nobel Prize in Economics Hadiah Nobel Ekonomi

Milton Friedman Date of birth: July 31, 1912 Milton Friedman Tanggal lahir: 31 Juli 1912
Date of death: November 16, 2006 Tanggal kematian: November 16, 2006




Milton Friedman

Milton Friedman lahir di New York City, anak keempat dan putra hanya kerja imigran Yahudi kelas dari sebuah komunitas Hongaria di tempat yang sekarang Ukraina. Ketika dia berusia satu tahun, keluarganya pindah ke Rahway, New Jersey, di mana orang tua Friedman tetap toko barang-barang kering. Dia membaca lahap, menikmati sekolah dan menunjukkan bakat tertentu untuk matematika. Beliau meraih gelar di bidang matematika dari Rutgers University, lulus pada tahun 1932 selama kedalaman sangat dari Depresi besar. Meskipun beasiswa meliputi biaya kuliah, ia bekerja sepanjang tahun muridnya untuk memenuhi biaya hidup nya.

Milton Friedman Biografi Foto
Setelah lulus, Friedman tertarik mengejar studi lebih lanjut dalam matematika, namun keadaan yang mengerikan perekonomian nasional terinspirasi dia untuk mengejar ekonomi sebagai gantinya, dan ia menerima beasiswa dari University of Chicago. Sementara mendapatkan gelar master dalam satu tahun di Universitas, ia bertemu dengan seorang mahasiswa ekonomi sesama, Direktur Rose. Kedua berharap untuk menikah, tapi sudah lama dibujuk oleh kesulitan keuangan untuk memulai keluarga selama Depresi.

Friedman dianugerahi beasiswa tahun untuk melanjutkan studi pascasarjana di Columbia University. Setelah satu tahun di Chicago sebagai asisten penelitian di departemen ekonomi, ia kemudian dipekerjakan oleh Komite Sumber Daya Nasional di Washington untuk bekerja pada survei anggaran konsumen besar.

Pada tahun 1937, Friedman bergabung dengan staf penelitian dari Biro Riset Ekonomi Nasional di New York City.Dengan penghasilan tetap akhirnya meyakinkan, Milton Friedman dan Rose Direktur menikah pada tahun 1938. Mereka telah berkolaborasi pada banyak buku dan proyek-proyek selama bertahun-tahun. studi Friedman pendapatan dari praktek profesional yang independen menjabat sebagai disertasi doktor untuk Columbia University, namun publikasi disertasinya ditunda sampai setelah Perang Dunia II. Pada tahun 1940, Friedman menerima pekerjaan di University of Wisconsin tetapi dipaksa untuk mengundurkan diri dalam setahun. Friedman telah jatuh ke dalam konflik dengan anggota lain dari fakultas atas masuknya Amerika ke dalam Perang Dunia II, yang Friedman disukai dan lain-lain menentang. Selama Perang Dunia II, ia bekerja di Departemen Keuangan, dimana ia membantu menciptakan sistem pemotongan pajak federal. Sebelum waktu itu, Amerika telah membayar pajak mereka secara sekaligus tunggal setiap tahun. Selama tahun-tahun terakhir perang, dia diskors penelitian ekonomi dan bekerja sebagai seorang ahli statistik matematika oleh kelompok proyek khusus di Columbia University, berkonsentrasi pada masalah desain senjata, taktik militer dan percobaan metalurgi.

Setelah perang, disertasi Friedman akhirnya diterbitkan, dan ia dianugerahi gelar Ph.D. from Columbia University. dari Columbia University. Buku yang dihasilkan, Pendapatan dari Independen Profesional Praktek memperkenalkan konsep dan sementara pendapatan permanen. Penelitian ini pendapatan profesional, terintegrasi dengan pekerjaan sebelumnya di atas anggaran konsumen, menjabat sebagai dasar tengara Teori Fungsi Konsumsi. Setelah satu tahun di University of Minnesota, Friedman menerima janji di University of Chicago, tempat ia mengajar selama 30 tahun mendatang, sementara secara bersamaan mempertahankan posisi staf dengan Biro Riset Ekonomi.

Milton Friedman Biografi Foto
Di Biro, Friedman melakukan studi jangka panjang dari peran uang dalam siklus bisnis. Di Universitas, ia mendirikan sebuah "Workshop di Uang dan Perbankan," yang memimpin kebangkitan kepentingan dalam studi moneter di Amerika Serikat. Friedman membuat nama sebagai salah satu eksponen Universitas ekonomi neo-klasik, bertentangan dengan ekonomi Keynesian kemudian mendukung di kebanyakan universitas di Eropa dan Amerika. Dalam pengelompokan yang lebih besar dari Sekolah Chicago, Friedman dan rekan-rekan yang berpikiran seperti dianggap sebagai monetaris. Mereka melihat jumlah uang beredar sebagai penentu utama dalam siklus bisnis dan inflasi dan menganggapnya sebagai alat yang paling efektif dari kebijakan ekonomi pemerintah. Daripada fine tuning-kebijakan fiskal Keynesian, Friedman merekomendasikan bahwa bank sentral seperti Federal Reserve mengadopsi aturan umum mengendalikan jumlah uang beredar untuk menekan inflasi dan memungkinkan harga untuk menemukan tingkat alami mereka. Friedman lama berpendapat bahwa hampir seluruh bentuk intervensi pemerintah dalam perekonomian tidak hanya kontraproduktif dalam hal ekonomi, tetapi pada dasarnya bertentangan dengan nilai-nilai masyarakat bebas.

Pada awal 1960-an, ide-ide Friedman mulai mendapatkan penganut di luar persaudaraan para ekonom akademik, terutama melalui serangkaian buku persuasif untuk pembaca umum, termasuk Kapitalisme dan Kebebasan (1962), ditulis dengan kolaborasi dengan istrinya, Rose D. Friedman. TTahun berikutnya melihat publikasi Sejarah monumental Moneter nya Amerika Serikat, ditulis dengan kolaborasi dengan Anna J. Schwartz.

Keberhasilan dari karya-karyanya dengan masyarakat umum membawa dia ke peran yang lebih menonjol dalam perdebatan kebijakan publik. Friedman menjabat sebagai penasihat ekonomi informal untuk kampanye presiden 1964 Senator Barry Goldwater. Goldwater dikalahkan, tetapi ide-ide Friedman adalah menjangkau audiens yang lebih luas.

Friedman menyarankan kampanye presiden sukses Richard Nixon pada tahun 1968. Selama presiden Nixon, Friedman bertugas di sebuah komite untuk mempelajari kelayakan kembali ke pasukan bersenjata para sukarelawan-untuk pertama kalinya sejak sebelum Perang Dunia II, rekomendasi dari komite ini menyebabkan penghapusan dari rancangan militer pada tahun 1973. Meskipun ketertarikannya pada kebijakan publik, Friedman konsisten menolak janji untuk posisi pemerintah penuh waktu, lebih memilih untuk berkonsentrasi pada pekerjaan ilmiah dan untuk mempromosikan kepercayaan publik kebijakan luar pemerintah.

Pada tahun 1975, Friedman melakukan kunjungan kontroversial ke Chili selama kediktatoran militer Jenderal Augusto Pinochet untuk memberikan serangkaian kuliah tentang ekonomi. Universitas lain dari profesor lulusan Chicago dan kemudian menjabat sebagai penasihat kepada pemerintah Chili. Meskipun Friedman pernah menyarankan rezim secara langsung, ia percaya penerapan kebijakan pasar bebas membantu mempersiapkan negara untuk akhirnya kembali ke pemerintahan demokratis.Friedman memberikan ceramah serupa di Afrika Selatan dan Rhodesia (kini Zimbabwe) pada 1970-an. Ia kemudian melakukan perjalanan sejauh Cina untuk berbicara pada ide-ide pasar bebasnya.

karya sebelumnya ilmiah Friedman sekarang mendapatkan pengakuan internasional. Ia dianugerahi Hadiah Nobel 1976 di bidang Ekonomi "untuk prestasinya di bidang analisis konsumsi, sejarah dan teori moneter dan demonstrasi tentang kompleksitas kebijakan stabilisasi. Tahun itu, ia pensiun dari University of Chicago, meskipun ia mempertahankan gelar Paulus Snowdon Russell Distinguished Service Profesor Emeritus Ekonomi di Universitas. Dari 1977 sampai kematiannya ia adalah seorang Senior Research Fellow di Lembaga Hoover pada Perang, Revolusi dan Perdamaian di Universitas Stanford.

Pada tahun 1980, gagasan Milton Friedman yang ditampilkan di bagian umum serial televisi 10, Gratis untuk Pilih. Friedman dan istrinya Rose menerbitkan volume pendamping populer untuk seri, itu menjadi buku nonfiksi terlaris tahun ini. Pada tahun yang sama, Friedman menyarankan calon presiden Ronald Reagan, yang pandangan erat tercermin's laissez faire filosofi Friedman. Pada tahun pertama pemerintahan Reagan, Friedman menjabat sebagai anggota Presiden Kebijakan Ekonomi Dewan Penasihat.

Milton Friedman Biografi Foto
1980-an adalah dekade DAS untuk penerimaan ide-ide Friedman. Pandangannya moneter, kebijakan perpajakan privatisasi, dan deregulasi informasi kebijakan pemerintah di seluruh dunia, terutama administrasi Ronald Reagan di Amerika Serikat dan Margaret Thatcher di Inggris. Ide-idenya dipelajari di seluruh dunia, dan memainkan peran utama dalam transformasi ekonomi Cina. Pada saat yang sama, pandangan libertarian tentang isu-isu sosial seperti dekriminalisasi obat kadang-kadang membuatnya bertentangan dengan konservatif pengagum pemikiran ekonominya. Banyak esai majalahnya mengutuk pemerintah aktivis dikumpulkan dalam buku 1983, Bright Promises, menyedihkan Kinerja.

Sebuah serial televisi kedua dan buku yang menyertainya oleh Friedmans, Tirani Status Quo, muncul pada tahun 1984. Pada tahun 1988 Friedman dianugerahi National Medal of Science dan Presidential Medal of Freedom. Pada tahun itu penghargaan, Milton Friedman dan istrinya Rose menerbitkan memoar bersama kehidupan mereka bersama, Dua Orang Lucky. . Dalam tahun-tahun kemudian, Friedmans membuat rumah mereka di San Francisco, di mana Milton Friedman meninggal pada tahun 2006, pada usia 94.

Sejak kematiannya - dan krisis keuangan tahun 2008 - ide-ide Friedman tentang peraturan pemerintah bisnis dan keuangan telah hangat diperdebatkan, tetapi ajarannya mempertahankan dukungan yang kuat di antara para ekonom dan pembuat kebijakan di seluruh dunia. Sejak tahun 2002, Cato Institute, sebuah Libertarian think tank, telah mendapatkan penghargaan Milton Friedman Prize sebesar $ 500.000 untuk orang yang telah melakukan yang paling dalam periode dua tahun sebelumnya untuk memajukan penyebab kebebasan ekonomi, sebuah penghargaan pas untuk pria dan untuk menyebabkan dia diperjuangkan.


Biografi Max Weber

Max Weber lahir di Erfurt, Jerman, 21 April 1864, berasal dari keluarga kelas menengah. Perbedaan penting antara kedua orang tuanya berpengaruh besar terhadap orientasi intelektual dan perkembangan psikologi Weber. Ayahnya seorang birokrat yang kedudukan politiknya relatif penting, dan menjadi bagian dari kekuasaan politik yang mapan dan sebagai akibatnya menjauhkan diri dari setiap aktivitas dan dan idealisme yang memerlukan pengorbanan pribadi atau yang dapat menimbulkan ancaman terhadap kedudukannya dalam sistem. Lagi pula sang ayah adalah seorang yang menyukai kesenangan duniawi dan dalam hal ini, juga dalam berbagai hal lainnya, ia bertolak belakang dengan istrinya.


Ibu Marx Weber adalah seorang Calvinis yang taat, wanita yang berupaya menjalani kehidupan prihatin (asetic) tanpa kesenangan seperti yang sangat menjadi dambaan suaminya. Perhatiannya kebanyakan tertuju pada aspek kehidupan akhirat; ia terganggu oleh ketidaksempurnaan yang dianggapnya menjadi pertanda bahwa ia terganggu oleh ketidaksempurnaan yang dianggapnya menjadi pertanda bahwa ia tak ditakdirkan akan mendapat keselamatan di akhirat. Perbedaan mendalam antara kedua pasangan ini menyebabkan ketegangan perkawinan mereka dan ketegangan ini berdampak besar terhadap Weber.

Karena tak mungkin menyamakan diri terhadap pembawaan orang tuanya yang bertolak belakang itu, Weber kecil lalu berhadapan dengan suatu pilihan jelas (Marianne Weber, 1975:62). Mula-mula ia memilih orientasi hidup ayahnya, tetapi kemudian tertarik makin mendekati orientasi hidup ibunya. Apapun pilihannya, ketegangan yang dihasilkan oleh kebutuhan memilih antara pola yang berlawanan itu berpengaruh negatif terhadap kejiwaan Weber. Ketika berumur 18 tahun Weber minggat dari rumah, belajar di Universitas Heildelberg. Weber telah menunjukkan kematangan intelektual, tetapi ketika masuk universitas ia masih tergolong terbelakang dan pemalu dalam bergaul.

Sifat ini cepat berubah ketika ia condong pada gaya hidup ayahnya dan bergabung dengan kelompok mahasiswa saingan kelompok mahasiswa ayahnya dulu. Secara sosial ia mulai berkembang, sebagian karena terbiasa minum bir dengan teman-temannya. Lagipula ia dengan bangga memamerkan parutan akibat perkelahian yang menjadi cap kelompok persaudaraan mahasiswa seperti itu. Dalam hal ini Weber tak hanya menunjukkan jati dirinya sama dengan pandangan hidup ayahnya tetapi juga pada waktu itu memilih karir bidang hukum seperti ayahnya.

Setelah kuliah tiga semester Weber meninggalkan Heidelberg untuk dinas militer dan tahun 1884 ia kembali ke Berlin, ke rumah orang tuanya, dan belajar di Universitas Berlin. Ia tetap disana hampir 8 tahun untuk menyelesaikan studi hingga mendapat gelar Ph.D., dan menjadi pengacara dan mulai mengajar di Universitas Berlin. Dalam proses itu minatnya bergeser ke ekonomi, sejarah dan sosiologi yang menjadi sasaran perhatiannya selama sisa hidupnya. Selama 8 tahun di Berlin, kehidupannya masih tergantung pada ayahnya, suatu keadaan yang segera tak disukainya. Pada waktu bersamaan ia beralih lebih mendekati nilai-nilai ibunya dan antipatinya terhadapnya meningkat. Ia lalu menempuh kehidupan prihatin (ascetic) dan memusatkan perhatian sepenuhnya untuk studi.

Misalnya, selama satu semester sebagai mahasiswa, kebiasaan kerjanya dilukiskan sebagai berikut : “Dia terus mempraktikkan disiplin kerja yang kaku, mengatur hidupnya berdasarkan pembagian jam-jam kegiatan rutin sehari-hari ke dalam bagian-bagian secara tepat untuk berbagai hal. Berhemat menurut caranya, makan malam sendiri dikamarnya dengan 1 pon daging sapi dan 4 buah telur goreng” (Mitzman, 1969/1971:48; Marianne Weber, 1975:105). Jadi, dengan mengikuti ibunya, Weber menjalani hidup prihatin, rajin, bersemangat kerja, tinggi dalam istilah modern disebut Workaholic (gila kerja). Semangat kerja yang tinggi ini mengantarkan Weber menjadi profesor ekonomi di Universitas Heidelberg pada 1896.

Pada 1897, ketika karir akademis Weber berkembang, ayahnya meninggal setelah terjadi pertengkaran sengit antara mereka. Tak lama kemudian Weber mulai menunjukkan gejala yang berpuncak pada gangguan safaf. Sering tak bisa tidur atau bekerja, dan enam atau tujuh tahun berikutnya dilaluinya dalam keadaan mendekati kehancuran total. Setelah masa kosong yang lama, sebagian kekuatannya mulai pulih di tahun 1903, tapi baru pada 1904, ketika ia memberikan kuliah pertamanya (di Amerika) yang kemudian berlangsung selama 6,5 tahun, Weber mulai mampu kembali aktif dalam kehidupan akademis tahun 1904 dan 1905 ia menerbitkan salah satu karya terbaiknya. The Protestant Ethic and the Spirit of Capitalism. Dalam karya ini Weber mengumumkan besarnya pengaruh agama ibunya di tingkat akademis. Weber banyak menghabiskan waktu untuk belajar agama meski secara pribadi ia tak religius.

Meski terus diganggu oleh masalah psikologis, setelah 1904 Weber mampu memproduksi beberapa karya yang sangat penting. Ia menerbitkan hasil studinya tentang agama dunia dalam perspektif sejarah dunia (misalnya Cina, India, dan agama Yahudi kuno). Menjelang kematiannya (14 Juni 1920) ia menulis karya yang sangat penting, Economy and Society. Meski buku ini diterbitkan, dan telah diterjemahkan ke dalam beberapa bahasa, namun sesungguhnya karya ini belum selesai. Selain menulis berjilid-jilid buku dalam periode ini, Weber pun melakukan sejumlah kegiatan lain. Ia membantu mendirikan German Sociological Society di tahun 1910.

Rumahnya dijadikan pusat pertemuan pakar berbagai cabang ilmu termasuk sosiologi seperti Georg Simmel, Alfred, maupun filsuf dan kritikus sastra Georg Lukacs (Scaff, 1989:186:222). Weberpun aktif dalam aktivitas politik dimasa itu. Ada ketegangan dalam kehidupan Weber dan, yang lebih penting, dalam karyanya, antara pemikiran birokratis seperti yang dicerminkan oleh ayahnya dan rasa keagamaan ibunya. Ketegangan yang tak terselesaikan ini meresapi karya Weber maupun kehidupan pribadinya.