IV. TEORI KEYNES

Teori keynes ini lebih banyak ditujukan untuk negara kapitalis maju dari pada negara berkembang. Adapun ringkasan teori dari Keynes ini dapat dijelaskan sebagai berikut :
"Menurutnya pendapatan total merupakan fungsi dari pekerjaan total dalam suatu negara. Semakin besar pendapatan nasional, semakin besar volume pekerjaan yang dihasilkannya demikian pula sebaliknya. volume pekerjaan tergantung pada permintaan efektif. Permintaan efektif tergantung pada pertemuan antara barang permintaan dan penawaran yang terjadi. Permintaan efektif ini terdiri dari permintaan untuk konsumsi dan investasi. Sedang permintaan konsumsi sangat tergantung pada kecenderungan untuk berkonsumsi (MPC) yang kenaikannya tidak secepat kenaikan pendapatan".

          Perbedaan antara besarnya pendapatan dan konsumsi dapat diatasi dengan adanya investasi. Bila jumlah investasi tidak terpenuhi maka harga akan turun. Akibatnya pendapatan dan pekerjaan akan turun sampai perbedaan tersebut terpenuhi. Volume investasi ini tergantung pada efisiensi marginal dari modal dan suku bunga. Hal ini merupakan tingkat hasil yang diharapkan dari aktiva modal baru. Kenaikan dalam volume investasi akan mengakibatkan naiknya pendapatan dan selanjutnya akan meningkat konsumsi masyarakat. Hubungan antara kenaikan investasi dengan tingkat pendapatan riil dapat dijelaskan dalam proses bekerja multipler K. Bila investasi agregat naik, pendapatan akan meningkat yang besarnya adalah K kali kenaikan investasi tersebut. Atau dengan menggunakan rumus sebagai berikut : 
                Y = K I 
dan1-1/ k mewakili MPC berarti k = 1/1 - MPC.


TEORI POST KEYNESIAN 

Teori-teori yang dikemukan sejak Perang Dunia II pada umumnya mengacu pada teori yang dikemukakan oleh Keynes. Pemikiran Keynes ini ditandai dengan adanya unsur-unsur dinamika dalam sistem analisis tentang proses dan perkembangan ekonomi sehingga teori Keynes ini dapat terus berlangsung dan berkembang.


III. ALIRAN NEO KLASIK

Kaum Neo-Klasik banyak menyumbangkan pendapatnya terhadap teori tingkat suku bunga dan dengan demikian banyak membahas masalah akumulasi kapital. Menurutnya perkembangan ekonomi dapat dijelaskan sebagai berikut :
1. Adanya akumulasi kapital merupakan faktor penting dalam perkembangan ekonomi.
2. Perkembangan itu merupakan proses yang gradual. 
3. Perkembangan merupakan proses yang harmonis dan kumulatif.
4. Aliran Neo-Klasik merasa optimis terhadap perkembangan. 
5.Adanya aspek internasional dalam perkembangan tersebut. 

          Menurut Neo-Klasik, tingkat bunga dan tingkat pendapatan menentukan tingginya tingkat tabungan. Tingkat bunga juga menentukan tingginya tingkat investasi. Apabila tingkat bunga rendah maka investasi akan tinggi dan sebaliknya.Misalnya,  suatu saat teknologi mengalami perkembangan, mengakibatkan permintaan investasi menjadi meningkat. Tambahan investasi ini akan mengakibatkan tingkat bunga mengalami kenaikan dengan demikian harga-harga barang kapital juga akan mengalami kenaikan.

          Dengan demikian investasi selanjutnya dapat menurun dan hanya dilakukan pada proyek-proyek yang dianggap menguntungkan saja. Bila proyek tersebut terlaksana dan memberikan keuntungan maka permintaan investasi menjadi menurun dengan demikian tingkat bunga yang begitu rendah, sehingga tidak ada lagi masyarakat yang mau menabung.Menurut Alfred Marshall, investasi dan teknologi merupakan proses yang gradual dan terus-menerus. Adanya tehnik penemuan baru sebetulnya adalah merupakan suatu mata rantai atau rentetan dari penemuan-penemuan terdahulu. 

          Marshall menggambarkan pula adanya suatu keharmonisan dalam perkembangan ekonomi karena adanya internal economies dan external economies. Internal economies timbul karena adanya kenaikan dalam skala produksi yang tergantung pada sumber-sumber dan efisiensi dari pengusaha sendiri. Sedang external economies tergantung pada perkembangan industri-industri yang pada umumnya menyediakan kebutuhan-kebutuhan antar inovasi. Marshall menekankan pada sifat adanya saling ketergantungan dan komplementer dalam perekonomian. Keadaan ini yang nantinya akan memberikan suatu keuntungan dan akan mendorong sektor lain untuk berkembang.

          Suatu negara dalam perkembangan ekonomi akan mengalami tahapan-tahapan sebagai berikut : 
1. Pada awalnya suatu negara merupakan negara peminjam atau impor kapital (immatture debtor).
2. Setelah kapital tersebut memberikan hasil, mulai negara tersebut membayar deviden dan bunga atas 
    pinjaman kapital tersebut.
3. Setelah pendapatan nasionalnya meningkat terus, maka sebagian dari penghasilan tersebut digunakan 
    untuk melunasi hutang dan sebagian lagi dipinjamkan ke negara lain yang membutuhkan. Akan tetapi,   
    deviden dan bunga yang harus dibayar masih melebihi deviden dan bunga yang diterima dari negara lain.  
    Maka negara tersebut termasuk negara dengan tingkat debitur yang sudah mapan (mature debtor).
4. Akhirnya negara tersebut hanya menerima deviden dan bunga saja dari negara lain. Negara tersebut 
    sekarang sudah pada tingkat kreditur yang sudah mapan (mature creditor).

II. TEORI KARL MARX

Karl Marx sangat terkenal dengan bukunya yang berjudul DAS KAPITAL.Sumbangan Karl Marx terhadap teori pembangunan ekonomi dengan menitik beratkan masalah kapitalis yang menurut Marx sendiri meramalkan bahwa kapitalis akan mengalami suatu keruntuhan dalam jangka panjang dan atas dasar ramalan ini maka komunis mendirikan bangunan besarnya.Analisa ini memberikan pengaruh yang kuat dalam menentukan kebijakan yang dilakukan oleh Uni Soviet (dahulu), Cina dan negara komunis lainnya.

          Dalam memahami analisa Marx ini perlu penelaah melalui beberapa tahapan. Dengan demikian analisa Marx secara keseluruhan sumbangannya terhadap ekonomi pembangunan dapat ditinjau dari tiga sudut, yaitu : a. Sejarah Perkembangan Masyarakat.
Karl Marx membagi ada lima tahap dalam perkembangan masyarakat bila ditinjau dari segi sejarah. Menurut Karl Marx ke lima tahap tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut :
1. Primitive Communal Dalam tahap ini masyarakat dalam melakukan suatu produksi masih menggunakan alat-alat yang sifatnya masih sangat sederhana sekali.Alat produksi yang masih bersifat sederhana ini bukan milik perseorangan tapi milik bersama (komunal).
2. Perbudakan (Slavery)
Adanya hubungan antara orang-orang yang mempunyai alat-alat produksi dengan orang-orang yang bekerja merupakan awal terbentuknya masyarakat perbudakan. Adanya pembagian kerja akan melahirkan adanya spesialisasi dan akan meningkatkan produksi. Terjadi adanya suatu pertentangan antara pemilik alat-alat produksi dengan pekerja (buruh).
3. Masyarakat Feodal
Dengan adanya pertentangan antara pemilik alat-alat produksi dan pekerja (buruh) maka berakhirlah sistem perbudakan dan lahirlah sistem masyarakat baru, yaitu masyarakat feodal. Dalam masyarakat feodal ini kaum bangsawan merupakan pemilik alat-alat produksi yang utama yakni tanah. Dan sebagai petaninya adalah para bekas buruh yang dibebaskan. Pada umumnya tugas para bekas buruh ini adalah mengerjakan tanah milik bangsawan dan setelah itu baru dapat mengerjakan tanah milik sendiri.
4. Masyarakat Kapitalis
Klas kapitalis ini memperkerjakan kaum buruh yang dalam perkembangan memberikan keuntungan yang tinggi ini mengakibatkan alat-alat produksi semakin berkembang, produksi semakin meningkat dan menciptakan pasaran dunia. Perubahan-perubahan sosial dalam masyarakat. Perbedaan kepentingan antara kapitalis dan buruh mengakibatkan timbulnya perjuangan klas dalam masyarakat.
5. Masyarakat Sosialis
Yang menonjol dalam masyarakat sosialis adalah alat-alat produksi didasarkan atas milik sosial. Hubungan produksi merupakan hubungan kerjasama dan saling membantu antara buruh yang tidak dieksploitasi. Perbedaannya dengan sistem masyarakat komunal adalah alat-alat produksi dalam sistem sosialis berdasarkan atas hasil dari kebudayaan manusia yang telah tinggi.

b. Perkembangan dan Kehancuran Kapitalis
Kemajuan di bidang teknologi akan mengakibatkan terjadinya perubahan-perubahan dalam kehidupan sosial masyarakat. Dengan demikian terjadi pergeseran-pergeseran nilai-nilai dalam masyarakat. Oleh karena itu menurut Marx akibat adanya perkembangan akan menghilangkan fase atau struktur masyarakat terdahulu. Dalam jangka panjang akibat adanya perkembangan terus menerus akan mengakibatkan kapitalis mengalami kehancuran, sehingga Marx merasa pesimis.Pendapat Marx ini dapat dijelaskan sebagai berikut :
1. Masa Konsentrasi
2. Akumulasi
3. Kesengsaraan
4. Masa Krisis
Proses kehancuran kapitalis menurut Karl Marx pada intinya kapitalis mengakibatkan :
1. Makin sengsaranya kaum buruh.
2. Terjadinya konsentrasi kapital.
3. Turunnya tingkat keuntungan kaum kapitalis

c. Pembangunan Ekonomi Terencana
Marx menggunakan teori nilai lebih sebagai basis bagi perjuangan kelas dalam kapitalisme dan atas dasar teori nilai lebih inilah digunakan sebagai dasar membangun suprastruktur analisa pembangunan ekonomi.
Akibat adanya nilai lebih ini memacu kapitalis untuk melakukan akumulasi modal dengan cara :
1. Memperpanjang jam kerja buruh.
2. Mengurangi kebutuhan hidup buruh (tingkat upah).
3. Meningkatkan produktivitas buruh dengan diikuti kemajuan di bidang teknologi.

I. Teori Klasik

Teori klasik atau bisa juga disebut aliran klasik muncul akhir abad ke 18 dan permulaan abad ke 19. Aliran klasik sendiri dalam sejarahnya ada dua yaitu: aliran Klasik dan aliran Neo Klasik. 
1. Aliran klasik adalah mereka yang mengemukakan teorinya sebelum tahun 1870 an, yang termasuk dalam 
    golongan ini adalah Adam Smith, Robert Malthus, David Ricardo dan John Stuart Mill. 
2. Aliran neo klasik adalah mereka yang mengemukakan teorinya sesudah tahun 1870 an, yang termasuk 
   dalam golongan ini adalah Alfred Marshall, Leon Walras dan Knut Wicksel.

Adam Smith 
Adam Smith sangat terkenal sebagai pelopor dalam perkembangan ilmu ekonomi, maka tidaklah heran kalau dia mendapat julukan sebagai bapak ilmu ekonomi, hal ini sangat beralasan sebab Adam Smith lah orang pertama sebagai pelopordari perkembangannya ilmu ekonomi dan juga pelopor dalam pentingnya kebijaksanaan Laissez Faire serta ahli ekonomi pertama yang banyak menumpahkan perhatiannya pada masalah pembangunan ekonomi. Menurut Adam Smith kebijaksanaan Laissez Faire atau sistem mekanisme pasar akan memaksimalkan tingkat pembangunan ekonomi yang dapat dicapai oleh suatu masyarakat. Kebijaksanaan Laissez Faire adalah suatu kebijaksanaan yang sifatnya memberikan kebebasan yang maksimal kepada para pelaku dalam perekonomian untuk melakukan kegiatan yang disukainya dan meminimalkan campur tangan Pemerintah dalam perekonomian. Sistem ekonomi yang demikian dinamakan juga sistem mekanisme pasar atau sistem pasar bebas. Ada beberapa hal berkaitan dengan pandangan Adam Smith, yaitu : 
1. Hukum Alam
2. Pembagian kerja
3. Proses akumulasi modal
4. Investasi
5. Tingkat suku bunga
6. Pertumbuhan ekonomi

David Ricardo
David Ricardo terkenal dengan teori Ricardian menulis dalam bukunya The priciples of political economy and taxation pada tahun 1912 – 1823. David Ricardo dalam analisanya mengenai proses terjadinya pertumbuhan ekonomi menjelaskan sebagai berikut :
          Pada awalnya jumlah penduduk sangat rendah dan kekayaan alam masih melimpah. Pada keadaan seperti ini para pengusaha dalam menjalankan usahanya dengan menggunakan kekayaan alam sebagai faktor produksi, mengakibatkan para pengusaha dapat memperoleh keuntungan yang tinggi. Dengan tingkat keuntungan yang tinggi itu dapat mempertinggi tingkat modal yang dimiliki yang selanjutnya dapat mempertinggi tingkat produktivitas tenaga kerja. Dalam perkembangan selanjutnya dengan adanya kenaikan tingkat produktivitas ini para pekerja mulai menuntut tingkat upah yang tinggi.
          Pada tingkat upah yang tinggi mengakibatkan penduduk bertambah sedang luas lahan tetap dengan demikian mutu tanah juga mulai menurun, sewa tanah semakin tinggi mengakibatkan pendapatan menurun yang selanjutnya mengakibatkan tingkat keuntungan para pengusaha menjadi berkurang. Dengan demikian modal juga menjadi berkurang, permintaan tenaga kerja berkurang, upah turun. Begitu terus sampai tingkat upah mencapai minim. Dalam keadaan seperti ini dikatakan dalam kondisi stationary state atau perekonomian dalam keadaan statis (pertumbuhan berhenti). Ricardo membagi masyarakat dalam tiga golongan, yaitu : 
1. Masyarakat pekerja atau buruh 
2. Masyarakat pengusaha atau kapitalis 
3. Tuan tanah atau bangsawan

           Teori pembangunan ekonomi dari kaum klasik pada intinya adalah sebagai berikut : 
1. Bahwa tingkat perkembangan / pembangunan ekonomi dalam masyarakat tergantung pada 4 faktor yaitu :
    a. Jumlah penduduk 
    b. Jumlah stok alat-alat modal 
    c. Luas tanah 
    d. Tingkat teknologi 
2. Pendapatan nasional suatu masyarakat dapat dibedakan menjadi 3 faktor yaitu : 
    a. Upah para pekerja 
    b. Keuntungan pengusaha 
    c. Sewa tanah bagi pemilik tanah
3. Kenaikan upah mengakibatkan jumlah penduduk meningkat.Tingkat keuntungan merupakan faktor 
    penentu pembentukan modal, keuntungan tidak berubah (tetap atau menurun) maka perekonomian dalam
    keadaan stationary state. 
4. Hukum hasil lebih yang semakin berkurang berlaku untuk segala kegiatan ekonomi.

          David Ricardo dan Robert Malthus (Pesimis Dalam Jangka Panjang) Kedua ahli ekonomi klasik ini berbeda sekali padangannya dengan Adam Smith yang optimis.Adapun berbedaan pandangan antara Adam Smith dan kedua ahli tersebut disebabkan adanya pandangan yang berbeda mengenai peranan penduduk dalam pembangunan ekonomi. Menurut Ricardo dan Malthus, perkembangan penduduk yang berjalan dengan cepat akan memperbedar jumlah penduduk hingga dua kali lipat dalam waktu satu generasi, yang nantinya hal tersebut akan menurunkan kembali tingkat pembangunan ke taraf yang lebih rendah. Pada tingkat ini pekerja akan menerima upah yang hanya cukup untuk hidup (subsistance level).

          Apabila yang dibicarakan mengenai teori pertumbuhan dari klasik, maka yang dimaksud adalah teori pertumbuhan dari Ricardo yang sangat dipengaruhi teori perkembangan penduduk dari Malthus dan teori hasil lebih yang semakin berkurang.

John Stuart Mill
John Stuart Mill ini sependapat dengan Adam Smith, bahwa spesialisasi atau pembagian kerja akan mempertinggi keahlian pekerja, memperbaiki organisasi produksi dan mendorong dilakukannya inovasi sehingga akan mempertinggi tingkat produktivitas dan mempelancarpembangunan ekonomi. Suatu spesialisasi luas ini dibatasi oleh luas pasar.Mengenai pandangan penduduk sama dengan Ricardo yaitu penduduk akan semakin meningkat terus, luas tanah tetap sehingga berlaku hukum hasil lebih yang semakin berkurang yang selanjutnya mengakibatkan keadaan statinary state.Sumbangan yang penting dari Mill dalam pembangunan ekonomi ini adalah mengenai faktor-faktor non ekonomi yang tidak sedikit peranannya dalam pembangunan ekonomi. Faktor-faktor non ekonomi tersebut antara lain : 
1. Kepercayaan masyarakat.
2. Kebiasan-kebiasaan berpikir masyarakat.
3. Adat istiadat.
4. Corak institusi-institusi dalam masyarakat.
          
         Mill berpendapat bahwa faktor-faktor tersebut merupakan faktor-faktor yang penting yang menyebabkan ketiadaan pembangunan ekonomi di Asia. Di samping itu tingkat pengetahuan masyarakat akan mempengaruhi pembangunan ekonomi, sebab tingkat pengetahuan ini akan menentukan tingkat kemajuan industri yang dapat dicapai.
          Menurut Mill pembangunan ekonomi tergantung pada dua hal, yaitu : 
a) Perbaikan dalam tingkat pengetahuan masyarakat.
b) Perbaikan untuk menghapus penghambat-penghambat dalam pembangunan ekonomi yang diciptakan 
    oleh manusia. 
Oleh karena itu Mill menekankan pada pentingnya pendidikan ini sebab dengan pendidikan dapat mempertinggi pengetahuan tehnis masyarakat dan mempertinggi pengetahuan umum masyarakat, pendidikan dapat juga menciptakan pandangan-pandangan dan kebiasaan yang lebih modern.

Teori-Teori Ekonomi Pembangunan

I. Teori Klasik
II. Teori Karl Marx
III. Teori Neo Klasik
IV. Teori Post Keynesian

Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Permintaan dan Penawaran

Faktor-Faktor Yang dapat  Mempengaruhi Tingkat Permintaan (Demand)
1. Perilaku konsumen / selera konsumen
Saat ini handphone blackberry sedang trend dan banyak yang beli, tetapi beberapa tahun mendatang mungkin blackberry sudah dianggap kuno.

2. Ketersediaan dan harga barang sejenis pengganti dan pelengkap
Jika roti tawar tidak ada atau harganya sangat mahal maka meises, selai dan margarin akan turun permintaannya.

3. Pendapatan/penghasilan konsumen
Orang yang punya gaji dan tunjangan besar dia dapat membeli banyak barang yang dia inginkan, tetapi jika pendapatannya rendah maka seseorang mungkin akan mengirit pemakaian barang yang dibelinya agar jarang beli.

4. Perkiraan harga di masa depan
Barang yang harganya diperkirakan akan naik, maka orang akan menimbun atau membeli ketika harganya masih rendah misalnya seperti BBM/bensin.

5. Banyaknya/intensitas kebutuhan konsumen
Ketika flu burung sedang melanda, produk masker pelindung akan sangat laris. Pada bulan puasa (ramadhan) permintaan belewah, timun suri, cincau, sirup, es batu, kurma, dan lain sebagainya akan sangat tinggi dibandingkan bulan lainnya.

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Penawaran (Suply)
1. Biaya produksi dan teknologi yang digunakan
Jika biaya pembuatan/produksi suatu produk sangat tinggi maka produsen akan membuat produk lebih sedikit dengan harga jual yang mahal karena takut tidak mampu bersaing dengan produk sejenis dan produk tidak laku terjual. Dengan adanya teknologi canggih bisa menyebabkan pemangkasan biaya produksi sehingga memicu penurunan harga.

2. Tujuan Perusahaan
Perusahaan yang bertujuan mencari keuntungan sebesar-besarnya (profit oriented) akan menjual produknya dengan marjin keuntungan yang besar sehingga harga jual jadi tinggi. Jika perusahaan ingin produknya laris dan menguasai pasar maka perusahaan menetapkan harga yang rendah dengan tingkat keuntungan yang rendah sehingga harga jual akan rendah untuk menarik minat konsumen.

3. Pajak
Pajak yang naik akan menyebabkan harga jual jadi lebih tinggi sehingga perusahan menawarkan lebih sedikit produk akibat permintaan konsumen yang turun.

4. Ketersediaan dan harga barang pengganti/pelengkap
Jika ada produk pesaing sejenis di pasar dengan harga yang murah maka konsumen akan ada yang beralih ke produk yang lebih murah sehingga terjadi penurunan permintaan, akhirnya penawaran pun dikurangi.

5. Prediksi / perkiraan harga di masa depan
Ketika harga jual akan naik di masa mendatang perusahaan akan mempersiapkan diri dengan memperbanyak output produksi dengan harapan bisa menawarkan/menjual lebih banyak ketika harga naik akibat berbagai faktor

Pengertian Elastisitas Permintaan dan Penawaran

Elastisitas permintaan 
Pengertian Elastisitas permintaan menggambarkan derajat kepekaan fungsi permintaan terhadap perubahan yang terjadi pada variabel-variabel yang mempengaruhinya.

Macam Elastisitas Permintaan
1. Elastisitas Harga (barang sendiri) atau lengkapnya elastisitas harga dari permintaan atau elastisitas permintaan terhadap harga.
Elastisitas Harga yaitu suatu konsep yang dimaksudkan untuk mengukur derajaat perubahan kuantitas barang yang dibeli sebagai akibat perubahan harga barang tersebut.

Macam Elastisitas Harga :
a. Elastisitas Titik (Point Elasticity)
b. Elastisitas busur (arc elasticity)

2. Elastistas Harga Silang
Elastisitas harga silang yaitu merupakan derajat kepekaan permintaan barang X terhadap perubahan harga barang lain.


3. Elastisitas Pendapatan
Elastisitas pendapatan yaitu merupakan derajat kepekaan permintaan barang X terhadap perubahan pendapatan atau anggaran belanja konsumen.



Elastisitas Penawaran
Pengertian Elastisitas harga penawaran mengukur seberapa banyak penawaran barang dan jasa berubah ketika harganya berubah atau mengukur seberapa besar perubahan jumlah yang ditawarkan sebagai respons terhadap perubahan harga. Elastistas harga ditunjukkan dalam bentuk prosentase perubahan atas kuantitas yang ditawarkan sebagai akibat dari satu persen perubahan harga.
Macam-macam elastisitas penawaran yaitu:
  • Relatif Elastis ( elastic / relatively elastic Es > 1)adalah suatu keadaan ketika tingkat perubahan jumlah yang ditawarkan adalah lebih besar daripada tingkat perubahan harga. Jelasnya,dalam elastisitas yang elastis ini,presentase perubahan harga yang hanya sedikit saja telah cukup untuk mengubah jumlah yang ditawarkan dengan perubahan yang relatif banyak.
  • Inelastis ( Relatively inelastic / Es < 1 )adalah suatu keadaan ketika tingkat perubahan jumlah yang ditawarkan lebih kecil daripada tingkat perubahan harga. Dengan perkataan lain, perubahan harga berpengaruh kecil terhadap perubahan jumlah barang yang ditawarkan.
  • Elastisitas Satu ( Unit Elasticity / E = 1 )adalah suatu keadaan dimana tingkat perubahan jumlah yang ditawarkan sama dengan tingkat perubahan harga. Pengertiannya adalah bahwa jika harga berubah.misalnya dengan perubahan 5 %,jumlah yang ditawarkan pun akan berubah dengan tingkat perubahan sebesar 5% pula. 
  • Elastisitas Sempurna ( prefect / invinitive elaticity / Es = takterhingga ) adalah suatu keadaan ketika berapa pun jumlah barang yang akan di tawarkan pada suatu tingkat harga tertentu. Dengan perkataan lain, tidaklah perlu untuk meninggikan harga agar jumlah barang yang ditawarkan menjadi lebih besar.
  • Inelastis Sempurna ( Absolutely inelastic atau E = 0 )adalah suatu keadaan ketika jumlah yang ditawarkan tidak akan mengalami perubahan sekalipun terjadi perubahan tingkat harga atau dengan perkataan lain,perubahan harga tidak membawa akibat apapun terhadap jumlah yang ditawarkan.

Faktor Penentu Elastisitas Permintaan dan Penawaran



Faktor Penentu Elastisitas Permintaan
Ada beberapa faktor yang menimbulkan perbedaan dalam elasisitas
permintaan berbagai barang, yaitu :
a. Banyaknya Barang Penganti yang Tersedia
Bila suatu barang mempunyai banyak barang pengganti, permintaan cenderung untuk bersifat elastis. Perubahan harga yang kecil saja akan menimbulkan perubahan yang besar terhadap permintaan.
Permintaan terhadap barang yang tidak banyak mempunyai barang pengganti adalah bersifat tidak elastik, karena :
  • Jika harga naik para pembeli sukar memperoleh barang pengganti, sehingga permintaan tidak banyak berkurang
  • Jika harga turun permintaannya tidak banyak bertambah, karena tidak banyak tambahan pembeli yang pindah dari membeli barang yang bersaingan dengannya.
”Semakin banyak jenis barang pengganti terhadap suatu barang, semakin elastis sifat permintaannya”

b. Persentasi Pendapatan yang Dibelanjakan
Besarnya bagian pendapatan yang digunakan untuk membeli suatu barang dapat mempengaruhi elastisitas permintaan terhadap barang tersebut.
”Semakin besar bagian pendapatan yang diperlukan untuk membeli suaru barang, semakin elastis permintaan akan barang tersebut”.

c. Jangka Waktu Analisis
Lamanya pengamatan terhadap perubahan harga barang berpengaruh terhadap elastisitas.
”Semakin lama jangka waktu yang digunakan analisis terhadap permintaan, semakin elastis permintaan akan barang tersebut”


Faktor Penentu Elastisitas Penawaran

Dua faktor yang peting dalam menentukan elasisitas penawaran berbagai barang, yaitu :
a. Sifat Perubahan Biaya Produksi
Penawaran akan tidak bersifat elastis apabila kenaikan penawaran hanya dapat dilakukan dengan mengeluarkan biaya yang sangat tinggi. Bila biaya tambahan yang dikeluarkan tidak terlalu tinggi, penawaran akan bersifat
elastis.

b. Jangka Waktu Analisis
Dalam menganalisis pengaruh waktu kepada elastisitas penawaran, dibedakan
  • atas 3 jenis jangka waktu, yaitu : Masa sangat singkat, yaitu : masa waktu dimana para penjual tidak
         dapat merubah penawarannya (penawaran bersifat tidak elastis sempurna).
  • Jangka Pendek, dimana kapasitas alat-alat produksi yang ada tidak dapat ditambah, kenaikan produksi dilakukan dengan cara menggunakan faktor-faktor produksi secaa lebih intensif. (penawaran bersifat tidak elastis).
  • Jangka Panjang, produksi dan jumlah barang yang ditawarkan dapat dengan mudah ditambah dalam jangka panjang (penawaran bersifat elastis).

Elastisitan Permintaan dan Penawaran

Sub Pembahasan Elastisitan Permintaan dan Penawaran :

* Pengertian elastisitas permintaan
* Jenis-jenis elastisitas permintaan
* Faktor-faktor yang mempengaruhi elastisitas permintaan
* Pengertian elastisitas penawaran
* Jenis-jenis elastisitas penawaran
* Faktor-faktor yang mempengaruhi elastisitas penawaran


HUKUM PERMINTAAN DAN PENAWARAN

Pengertian Permintaan
Permintaan adalah sejumlah barang yang akan dibeli atau yang diminta pada tingkat harga tertentu dalam waktu tertentu.
Hukum Permintaan
Hukum permintaan berbunyi: apabila harga naik maka jumlah barang yang diminta akan mengalami penurunan, dan apabila harga turun maka jumlah barang yang diminta akan mengalami kenaikan. Dalam hukum permintaan jumlah barang yang diminta akan berbanding terbalik dengan tingkat harga barang. Kenaikan harga barang akan menyebabkan berkurangnya jumlah barang yang diminta, hal ini dikarenakan:
  • naiknya harga menyebabkan turunnya daya beli konsumen dan akan berakibat berkurangnya jumlah permintaan
  • naiknya harga barang akan menyebabkan konsumen mencari barang pengganti yang harganya lebih murah.
Kurva Permintaan
Kurva Permintaan adalah kurva yang menunjukkan hubungan berbagai jumlah barang dan jasa yang dibeli oleh konsumen pada berbagai tingkat harga. Kurva ini akan menghubungkan titik-titik koordinat pada sumbu harga (sumbu Y) dengan sumbu jumlah barang (sumbu X).
Contoh: Seorang ibu yang hendak membeli telur ayam berdasarkan tingkat harga yang ada, ini dapat terilustrasikan dalam tabel dan grafik.


Kurva permintaan akan bergerak dari kiri atas ke kanan bawah, maksudnya apabila harga mengalami penurunan, maka jumlah barang dan jasa yang diminta akan mengalami kenaikan. Dari contoh di atas dapat dilihat, bila si ibu membeli telur dari 3kg menjadi 4kg karena harganya turun menjadi Rp. 8.850, maka kita tidak menyebutnya sebagai kenaikan permintaan tetapi kenaikan jumlah barang yang diminta, karena kenaikan masih berada pada pada satu kurva permintaan yang sama.
Faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan diantaranya:
  • Selera
    Apabila selera konsumen terhadap suatu barang dan jasa tinggi maka akan diikuti dengan jumlah barang dan jasa yang diminta akan mengalami peningkatan, demikian sebaliknya. Contohnya: permintaan terhadap telepon genggam.
  • Pendapatan konsumen
    Apabila pendapatan konsumen semakin tinggi akan diikuti daya beli konsumen yang kuat dan mampu untuk membeli barang dan jasa dalam jumlah yang lebih besar, demikian sebaliknya.
  • Harga barang/jasa pengganti
    Konsumen akan cenderung mencari barang atau jasa yang harganya relatif lebih murah untuk dijadikan alternatif penggunaan. Contohnya: bila harga tiket pesawat Jakarta-Surabaya sama harganya dengan tiket kereta api, maka konsumen cenderung akan memilih pesawat sebagai alat transportasi. Contoh lain: untuk seorang pelajar bila harga pulpen lebih mahal dari pensil, maka ia akan cenderung untuk membeli pensil.
  • Harga barang/jasa pelengkap
    Keduanya merupakan kombinasi barang yang sifatnya saling melengkapi. Contoh: kompor dengan minyak tanah, karena harga minyak tanah mengalami kenaikan maka orang beralih menggunakan bahan bakar minyak tanah dan beralih ke bahan bakar gas.
  • Perkiraan harga di masa datang
    Apabila konsumen menduga harga barang akan terus mengalami kenaikan di masa datang, maka konsumen cenderung untuk menambah jumlah barang yang dibelinya. Contoh: Pada saat krisis ekonomi, ketika konsumen memperkirakan harga-harga sembako esok hari akan melambung tinggi, maka mereka akan memborong sembako tersebut hari ini.
  • Intensitas kebutuhan konsumen
    Bila suatu barang atau jasa sangat dibutuhkan secara mendesak dan dirasakan pokok oleh konsumen, maka jumlah permintaan akan mengalami peningkatan. Contoh: kebutuhan akan bahan pokok beras, konsumen bersedia membeli dalam jumlah harga tinggi, walaupun pemerintah sudah menetapkan harga pokok.
Pengertian Penawaran
Penawaran adalah sejumlah barang yang ditawarkan  pada tingkat harga tertentu dan waktu tertentu.
Hukum Penawaran
Hukum penawaran berbunyi: bila tingkat harga mengalami kenaikan maka jumlah barang yang ditawarkan akan naik, dan bila tingkat harga turun maka jumlah barang yang ditawarkan turun. Dalam hukum penawaran jumlah barang yang ditawarkan akan berbanding lurus dengan tingkat harga, di hukum penawaran hanya menunjukkan hubungan searah antara jumlah barang yang ditawarkan dengan tingkat harga.
Kurva Penawaran
Kurva penawaran adalah kurva yang menunjukkan hubungan berbagai jumlah barang dan jasa yang ditawarkan oleh produsen pada berbagai tingkat harga. Kurva ini akan menghubungkan titik-titik koordinat pada sumbu harga (sumbu Y) dengan sumbu jumlah barang (sumbu X). Contoh: jumlah pakaian batik yang ditawarkan Ibu Nina pada berbagai tingkat harga.


Kurva penawaran bergerak dari kiri bawah ke kanan atas, artinya apabila harga pakaian batik naik maka jumlah pakaian batik yang ditawarkan ikut mengalami kenaikan. Dari contoh di atas dapat dilihat, bila harga pakaian batik dari Rp.500.000 menjadi Rp. 650.000 maka terjadi penambahan penawaran sebanyak 10 yaitu dari 15 menjadi 25.
Faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran, diantaranya:
  • Biaya produksi
    Harga bahan baku yang mahal akan mengakibatkan tingginya biaya produksi dan menyebabkan produsen menawarkan barang dalam jumlah terbatas untuk menghindari kerugian karena takut tidak laku.
  • Teknologi
    adanya kemajuan teknologi akan menyebabkan pengurangan terhadap biaya produksi dan produsen dapat menawarkan barang dalam jumlah yang lebih besar lagi.
  • Harga barang pelengkap dan pengganti
    Apabila harga barang pengganti mengalami kenaikan maka produsen akan memproduksi lebih banyak lagi karena berasumsi konsumen akan beralih ke barang pengganti karena harganya lebih murah.
  • Pajak
    semakin tinggi tarif pajak yang dikenakan akan berakibat naiknya harga barang dan jasa yang akan membawa dampak pada rendahnya permintaan konsumen dan berkurangnya jumlah barang yang ditawarkan.
  • Perkiraan harga barang di masa datang
    Apabila kondisi pendapatan masyarakat meningkat, biaya produksi berkurang dan tingkat harga barang dan jasa naik, maka produsen akan menambah jumlah barang dan jasa yang ditawarkan. Tetapi bila pendapatan masyarakat tetap, biaya produksi mengalami peningkatan, harga barang dan jasa naik, maka produsen cenderung mengurangi jumlah barang dan jasa yang ditawarkan atau beralih pada usaha lain.
  • Tujuan dari perusahaan
    Bila perusahaan berorientasi untuk dapat menguasai pasar, maka dia harus mampu menekan harga terhadap barang dan jasa yang ditawarkan sehingga keuntungan yang diperoleh kecil. Bila orientasinya pada keuntungan maksimal maka perusahaan menetapkan harga yang tinggi terhadap barang dan jasa yang ditawarkannya.

Biografi W.E.B. Du Bois ( William Edward Burghardt Du Bois)

William Edward Burghardt Du Bois dilahirkan pada 23 Februari 1868 di Great Barrington, Massachusetts (Lewis, 1993).

Dibandingkan dengan mayoritas kulit hitam pada masa itu, Du Bois lebih beruntung karena dia bisa masuk ke Universitas Fisk dan kemudian meraih gelar Ph.D di Universitas Harvard dan sempat belajar di Universitas Berlin. Di Harvard dan Jerman, Du Bois berkenalan dengan beberapa pemikir besar pada masanya, termasuk filsuf William James dan Josiah Royce, dan Max Weber.

Du Bois pertama kali mengajar bahasa Yunani dan Latin di perguruan tinggi kulit hitam (Wilberforce). Dia mencatat bahwa : “Institusi itu tak punya sosiologi, meskipun saya menawarkan diri untuk mengajarkannya pada waktu senggang saya” (Du Bois, 1968:189). Pada musim gugur 1896 Du Bois pindah ke Universitas Pennsylvania sebagai asisten dosen dan melakukan riset tentang kaum kulit hitam di Philadelphia. Riset itu menghasilkan salah satu karya klasik dalam sosiologi awal, The Philadelphia Negro (1899/1996). Ketika proyek itu selesai, Du Bois pindah ke Atlanta dimana dia mengajar sosiologi dari 1997 sampai 1910 dan bertanggung jawab atas sejumlah laporan riset tentang berbagai aspek kehidupan Negro di Amerika (dia tak pernah memegang jabatan fakultas reguler di Pensylvania). Pada periode ini pula dia menulis memoir otobiografis pertama, dan terpenting, The Souls of Black Folk (1903/1996). Ini adalah karya sastra yang sangat personal yang juga memunculkan serangkaian poin teoritis umum dan banyak membantu dalam memahami kulit hitam Amerika dan relasi ras. Du Bois mempublikasikan sejumlah karya otobiografis selama hidupnya, antara lain Darkwater : Voice of Dawn : An Essay Toward an Autobiography of a Race Concept (1940/1968), dan The Autobiography of W.E.B. Du Bois : A Soliloquy on Viewing My Life from the Last Decade of Its First Century (1968). Tentang Dusk at Dawn, Du Bois mengatakan, “Aku menulis otobiografi yang tak sebanyak otobiografi konsep tentang ras, yang diuraikan, diperbesar, dan didistorsi dalam pikiran dan tindakanku.” (Du Bois bukannya seorang rendah diri dan seringkali dikritik karena egonya yang terlalu besar).

Saat di Universitas Atlanta, Du Bois semakin tenar dan aktif secara politik. Pada 1905 dia mengadakan pertemuan di dekat Buffalo, New York, yang menghasilkan Gerakan Niagara, sebuah organisasi hak-hak sipil internasional yang berkecimpung di dalam bidang seperti “abolisi semua perbedaan kasta yang didasarkan pada warna kulit dan ras” (Du Bois, 1986:249). Ini membentuk basis dari National Association for the Advancement of Colored People (NAACP), yang dibentuk riset dan publikasi. Dia mendirikan majalah NAACP, the Crisis, yang memuat banyak esai tentang berbagai macam isu yang berhubungan dengan keadaan Negro di Amerika. Du Bois mengambil posisi baru ini karena posisi ini menawarkan platform untuk penyebaran ide-idenya (dialah satu-satunya yang bertanggung jawab untuk opini editorial The Crisis). Selain itu, posisinya di Universitas Atlanta semakin tak bisa dipertahankan karena dia berkonflik dengan Booker T. Washington, yang telah sebagian besar pemimpin dan politisi kulit putih dianggap sebagai juru bicara untuk kulit hitam Amerika. Du Bois memandang Washington terlalu konservatif dan mau meletakkan Negro di bawah perekonomian yang didominasi kulit putih, dimana Negro hanya mendapatkan pelatihan kerja manual.

Selama setengah abad kemudian, Du Bois adalah penulis dan aktivis yang tak kenal lelah yang mewakili kasus Negro dan ras lainnya (Lewis, 2000). Dia menghadiri dan berpartisipasi dalam pertemuan-pertemuan di seluruh Amerika dan dunia yang membahas soal Negro pada khususnya dan ras berwarna pada umumnya. Dia mengemukakan pendapat diberbagai isu yang mendesak pada zamannya, hampir semuanya dari sudut pandang Negro dan minoritas lainnya. Misalnya, dia punya pandangan tentang kandidat presiden Negro mana yang harus didukung, apakah Amerika harus ikut PD I dan II, dan apakah Negro harus mendukung perang dan berpartisipasi didalamnya.

Menjelang awal 1930-an, bencana Depresi mengurangi sirkulasi The Crisis, dan Du Bois kehilangan kontrol atas pembangkang muda dalam NAACP. Dia kembali ke Universitas Atlanta dan ke lingkungan akademik, dan menulis, antara lain, Blac Reconstruction in America, 1860-1880 (1935/1998). Kedudukannya berlanjut sekitar satu dekade, dan pada 1944 Du Bois (yang berusia 76 tahun) dipaksa berhenti oleh pihak universitas. Di bawah tekanan, NAACP mengundangnya kembali sebagai tokoh ornamental, tetapi Du Bois menolak memainkan peran itu dan dipecat pada 1948. Ide-ide dan karya-karyanya semakin radikal selama dua dekade kehidupannya yng kemudian. Dia bergabung dan berpartisipasi di berbagai organisasi perdamaian dan akhirnya dituntut hukuman pada 1951 karena tak mau mendaftarkan diri sebagai agen asing dalam gerakan perdamaian.

Sejak awal Du Bois berharap pada Amerika dan, lebih khusus lagi, percaya bahwa Amerika dapat memecahkan masalah rasialnya secara damai dalam konteks masyarakat kapitalis. Tetapi, beberapa tahun kemudian dia kehilangan kepercayaannya kepada kapitalis dan kapitalisme, dan semakin mendekat pada sosialisme. Pada akhirnya pandangan semakin radikal dan bergeser ke arah komunisme. Dia sangat terkesan dengan kemajuan komunisme di Uni Soviet dan Cina. Pada akhirnya dia bergabung dengan Partai Komunis. Menjelang akhir hayatnya, Du Bois tampaknya putus asa kepada Amerika dan mengalihkan harapannya kepada Ghana di Afrika. Du Bois menjadi warga negara Ghana dan meninggal disana pada 27 Agustus 1963, ironisnya sehari sebelum parade di Washington. Pada saat itu Du Bois berusia 95 tahun.

Kaitan Pasar dengan Distribusi

Satu waktu coba anda perhatikan saat anda pergi ke sebuah pasar tradisional ataupun modern. Perhatikanlah kegiatan-kegiatan yang terjadi didalamnya. Banyak truk-truk yang mengangkut barang dari sentra-sentra produksi. Para kuli dengan sigap membongkar dan mengangkat barang-barang menuju tempat pemiliknya. Di sisi lain, banyak pedagang yang membeli barang dan akan dijual kembali secara eceran. Semua rangkaian tersebut sebenarnya menggambarkan bahwa dipasar banyak sekali terjadi kegiatan ekonomi, terutama kegiatan distribusi.


Sebenarnya apakah yang dimaksud dengan distribusi itu ?

Distribusi merupakan menyalurkan barang atau jasa dari produsen kepada konsumen. Dimana salah satu fungsi utamanya meliputi kegiatan pembelian dan kegiatan penjualan (fungsi pertukaran). Kegiatan dilakukan oleh semua pihak yang berada di pasar, baik oleh pembeli maupun penjual.

Fungsi kedua dari kegiatan distribusi yakni sebbagai penyedia fisik. Barang yang dibeli oleh pedagang tentunya tidak selalu laku dalam satu kali penjualan. Barang-barang yang tidak laku menjadi persediaan bagi kegiatan penjualan berikutnya. Persediaan barang tersebut harus disimpan sedemikian rupa agar tidak rusak, tapi tetap memberikan kemudahan kegiatan jual beli. Berbagai macam cara dilakukan pedagang untuk menjalankan fungsi ini.

Selain fungsi diatas, distribusi berfungsi pula sebagai sarana memperkenalkan barang atau jasa yang diproduksi (promosi). Dalam hal ini, distribusi memiliki tugas menimbulkan keinginan konsumen untuk membeli produk yang ditawarkan. Ada berbagai cara yang dapat dilakukan untuk menimbulkan keinginan konsumen salah satunya dengan memberikan diskon kepada konsumen. Melalui kegiatan ini paling tidak konsumen dapat mengenal produk-produk yang ditawarkan karena sengaja atau tidak sengaja mereka akan melihat dan membaca logo produk tersebut. Selain itu, konsumen juga merasa senang dan puas. Kalau sudah demikian tentunya keinginan komsumen untuk membeli produk yang ditawarkan akan lebih mudah ditumbuhkan.

Berasarkan uraian diatas, dapat disimpulkan baha pasar memiliki hubungan yang sangat erat dengan kegiatan distribusi. Dimana pasar merupakan sarana yang paling tepat untuk kegiatan distribusi. Hal ini sesuai dengan fungsi dari pasar, yaitu sebagai sarana untuk menyalurkan hasil produksi dari produsen ke konsumen, sebgai tempat yang paling strtegis untuk memperkenalkan barang-barang hasil produksi kepada konsumen, dan sarana terjadinya interaksi antara penjual dengan pembeli dalam melakukan jual beli.

EKONOMI

Apa yang dimaksud dengan Ekonomi ?

Kata "ekonomi" sendiri berasal dari kata Yunani (oikos) yang berarti keluarga, rumah tangga sedangkan (nomos) berarti peraturan, aturan, hukum. Secara garis besar ekonomi dapat diartikan sebagai "aturan rumah tangga" atau "manajemen rumah tangga".

Ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran. Inti masalah ekonomi adalah adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas.


Pasar

Pengertian Pasar

Pasar adalah tempat bertemunya calon penjual dan calon pembeli barang dan jasa.

Di pasar antara penjual dan pembeli akan melakukan transaksi. Transaksi adalah kesepakatan dalam kegiatan jual-beli. Syarat terjadinya transaksi adalah ada barang yang diperjual belikan, ada pedagang, ada pembeli, ada kesepakatan harga barang, dan tidak ada paksaan dari pihak manapun.


Jenis-Jenis Pasar

1. Jenis pasar menurut bentuk kegiatannya.
Menurut dari bentuk kegiatannya pasar dibagi menjadi 2 yaitu pasar nyata ataupun pasar tidak nyata(abstrak). Maka kita lihat penjabaran berikut ini:
  • Pasar Nyata.

Pasar nyata adalah pasar diman barang-barang yang akan diperjual belikan dan dapat dibeli oleh pembeli. Contoh pasar tradisional dan pasar swalayan.

  • Pasar Abstrak.

Pasar abstrak adalah pasar dimana para pedagangnya tidak menawar barang-barang yang akan dijual dan tidak membeli secara langsung tetapi hanya dengan menggunakan surat dagangannya saja. Contoh pasar online, pasar saham, pasar modal dan pasar valuta asing.



2. Jenis pasar menurut cara transaksinya.

Menurut cara transaksinya, jenis pasar dibedakan menjadi pasar tradisional dan pasar modern.

  • Pasar Tradisional

Pasar tradisional adalah pasar yang bersifat tradisional dimana para penjual dan pembeli dapat mengadakan tawar menawar secar langsung. Barang-barang yang diperjual belikan adalah barang yang berupa barang kebutuhan pokok.

  • Pasar Modern

Pasar modern adalah pasar yang bersifat modern dimana barang-barang diperjual belikan dengan harga pas dan denganm layanan sendiri. Tempat berlangsungnya pasar ini adalah di mal, plaza, dan tempat-tempat modern lainnya.


3. Jenis – Jenis Pasar menurut jenis barangnya.

Beberapa pasar hanya menjual satu jenis barang tertentu , misalnya pasar hewan, pasar sayur, pasar buah, pasar ikan dan daging serta pasar loak.


4. Jenis – Jenis Pasar menurut keleluasaan distribusi.

Menurut keluasaan distribusinya barang yang dijual pasar dapat dibedakan menjadi:

  • Pasar Lokal
  • Pasar Daerah
  • Pasar Nasional dan
  • Pasar Internasional

Pasar Modal

Pengertian dan Definisi

Pengertian pasar modal berdasarkan Keputusan Presiden No. 52 Tahun 1976 tentang Pasar Modal menyebutkan bahwa Pasar Modal adalah Bursa Efek seperti yang dimaksud dalam UU No. 15 Tahun 1952 (Lembaran Negara Tahun 1952 Nomor 67). Menurut UU tersebut, bursa adalah gedung atau ruangan yang ditetapkan sebagai kantor dan tempat kegiatan perdagangan efek, sedangkan surat berharga yang dikategorikan sebagai efek adalah saham, obligasi, serta surat bukti lainnya yang lazim dikenal sebagai efek.

Pasar modal adalah pasar yang dikelola secara terorganisir dengan aktivitas perdagangan surat berharga, seperti saham, obligasi, option, warrant, right, dengan menggunakan jasa perantara, komisioner, dan underwriter.


Jenis Pasar Modal

Dalam menjalankan fungsinya, pasar modal dibagi menjadi tiga macam, yaitu pasar perdana, pasar sekunder, dan bursa paralel.

Pasar perdana adalah penjualan perdana efek atau penjualan efek oleh perusahaan yang menerbitkan efek sebelum efek tersebut dijual melalui bursa efek. Pada pasar perdana, efek dijual dengan harga emisi, sehingga perusahaan yang menerbitkan emisi hanya memperoleh dana dari penjualan tersebut.

Pasar sekunder adalah penjualan efek setelah penjualan pada pasar perdana berakhir. Pada pasar sekunder ini harga efek ditentukan berdasarkan kurs efek tersebut. Naik turunnya kurs suatu efek ditentukan oleh daya tarik menarik antara permintaan dan penawaran efek tersebut. Bagi efek yang dapat memenuhi syarat listing dapat menjual efeknya di dalam bursa efek, sedangkan bagi efek yang tidak memenuhi syarat listing dapat menjual efeknya di luar bursa efek.

Bursa paralel merupakan pelengkap bursa efek yang ada. Bagi perusahaan yang menerbitkan efek yang akan menjual efeknya melalui bursa dapat dilakukan melalui bursa paralel. Bursa paralel diselenggarakan oleh Persatuan Perdagangan Uang dan Efek-efek (PPUE).


Instrumen Pasar

Saham
Modal Saham Salah satu efek yang pasar umumnya dijual di pasar modal (bursa efek) adalah saham. Saham adalah tanda penyertaan modal pada suatu Perseroan Terbatas (PT).
Manfaat yang diperoleh dari pemilikan saham adalah sebagai berikut :
1. Deviden : bagian dari keuntungan yang dibagikan kepada pemilik saham.
2. Capital gain : keuntungan yang diperoleh dari selisih positif harga beli dan harga jual saham.
3. Manfaat nonfinansial, yaitu mempunyai hak suara dalam aktivitas perusahaan.

Saham yang diterbitkan emiten ada 2 macam, yaitu saham biasa (common stock) dan saham istimewa (preffered stock). Perbedaan saham ini berdasarkan pada hak yang melekat pada saham tersebut. Hak ini meliputi hak atas menerima deviden, memperoleh bagian kekayaan jika perusahaan dilikuidasi setelah dikurangi semua kewajiban-kewajiban perusahaan.
Ciri-ciri saham istimewa adalah :
1. Hak utama atas deviden, artinya saham istimewa mempunyai hak terlebih dahulu dalam hal menerima deviden.
2. Hak utama atas aktiva perusahaan, artinya dalam hal likuidasi berhak menerima pembayaran maksimum sebesar nilai nominal saham istimewa setelah semua kewajiban perusahan dilunasi. 3. Penghasilan tetap, artinya pemegang saham istimewa memperoleh penghasilan dalam jumlah yang tetap.
4. Jangka waktu yang tidak terbatas, artinya saham istimewa yang diterbitkan mempunyai jangka waktu yang tidak terbatas, akan tetapi dengan syarat bahwa perusahaan mempunyai hak untuk membeli kembali saham istimewa tersebut dengan harga tertentu.
5. Tidak mempunyai hak suara, artinya pemegang saham istimewa tidak mempunyai suara dalam RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham).
6. Saham istimewa kumulatif, artinya deviden yang tidak dibayarkan oleh perusa-haan kepada pemegang saham tetap menjadi hak pemegang saham istimewa tersebut. Jika suatu saat perusahaan tidak membagikan deviden, maka pada periode yang lain jika perusahaan tersebut membagikan deviden, maka perusahaan harus membayarkan deviden terutang tersebut sebelum membagikannya kepada pemegang saham biasa.

Pada suatu saham terdapat 3 (tiga) macam nilai :
• Nilai nominal adalah nilai yang tercantum pada saham tersebut.
• Nilai efektif adalah nilai yang tercantum pada kurs resmi kalau saham tersebut diperdagangkan di bursa, sedangkan
• Nilai instrinsik adalah nilai saham pada saat diperdagangkan.

Pembedaan yang lain mengenai saham adalah :
• Saham atas nama (register stocks) adalah yang berhak atas nilai saham sesuai dengan nama yang tercantum dalam saham tersebut.
• Saham unjuk (bearer stocks) adalah orang yang memiliki (memegang) saham tersebut.
Saham unjuk relatif lebih mudah dipindahtangankan dibandingkan dengan saham atas nama.


Obligasi
Obligasi adalah surat pengakuan hutang suatu perusahaan yang akan dibayar pada waktu jatuh tempo sebesar nilai nominalnya. Penghasilan yang diperoleh dari obligasi berupa tingkat bunga yang akan dibayarkan oleh perusahaan penerbit obligasi tersebut pada saat jatuh tempo.
• Obligasi atas unjuk (bearer bonds) berarti pemegang obligasi dianggap sebagai pemilik atas hak obligasi tersebut.
• Obligasi atas nama (registered bonds) berarti yang berhak atas sejumlah nilai uang atas obligasi tersebut adalah sesuai dengan nama yang tertera pada obligasi tersebut.


Surat Berharga Lainnya

Option adalah surat pernyataan yang dikeluarkan oleh seseorang/lembaga (tetapi bukan emiten) untuk memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli saham (call option) dan menjual saham (put option) pada harga yang telah ditentukan sebelumnya.

Warrant
adalah surat berharga yang dikeluarkan oleh perusahaan yang memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli saham perusahaan dengan persyaratan yang telah ditentukan sebelumnya. Persyaratan tersebut biasanya mengenai harga, jumlah, dan masa berlakunya warrant tersebut.

Right adalah surat yang diterbitkan oleh perusahaan yang memberikan hak kepada pemegangnya (pemilik saham biasa) untuk membeli tambahan saham pada penerbitan saham baru.


Pelaku dalam Pasar Modal

Perkembangan suatu pasar modal sangat bergantung dari aktivitas pelakunya dan aktivitas lembaga-lembaga yang terlibat dalam pelaksanaan pasar modal tersebut.

Emiten
adalah perusahaan yang menjual pemilikannya kepada masyarakat (go public). Ada beberapa tujuan suatu perusahaan yang go public, yaitu :
1. memperoleh tambahan dana yang digunakan dalam perluasan usaha
2. mengubah/memperbaiki komposisi modal
3. melakukan pengalihan pemegang saham.

Investor (pemodal) adalah badan atau perorangan yang membeli pemilikan suatu perusahaan go public. Dalam suatu perusahaan yang go public, investor pertama adalah pemegang saham pendiri. Sedangkan pemegang saham yang kedua adalah pemegang saham melalui pembelian saham pada penawaran umum di pasar modal.
• Pemodal perorangan adalah orang atau individu yang atas namanya sendiri melakukan penanaman modal (investasi).
• Pemodal badan (lembaga) adalah investasi yang dilakukan atas nama lembaga, seperti perusahaan, koperasi, yayasan, dana pensiun, dan lain-lain. Segala keuntungan dan risiko atas efek yang dibeli atas nama lembaga merupakan hak dan beban lembaga tersebut.

Lembaga Penunjang berfungsi sebagai penunjang atau pendukung bekerjanya pasar modal.
• Penjamin Emisi (underwriter),
• Penanggung (Guarantor),
• Wali Amanat (Trustee),
• Perantara Perdagangan Efek (Broker, Pialang),
• Pedagang Efek (Dealer),
• Perusahaan Surat Berharga (Securities Company),
• Perusahaan Pengelola Dana (Invesment Company), dan
• Biro Administrasi Efek.

Penjamin Emisi (Underwriter) berfungsi sebagai penjamin dalam penjualan efek yang diterbitkan oleh perusahaan go public. Jaminan yang dikeluarkan oleh penjamin emisi mengandung risiko jika efek yang dijual tidak Iaku dan sebaliknya akan memperoleh imbalan jika Iaku. Besarnya imbalan sesuai dengan yang telah disepakati sebelumnya. Karena terdapat risiko yang mungkin diderita penjamin emisi, maka biasanya penjamin emisi tidak mutlak menjamin penjualan efek secara keseluruhan.

Ada 4 macam bentuk penjaminan efek oleh penjamin emisi, yaitu Full Firm Commitment, Best Effort Commitment, Standby Commitment, dan All or None Commitment.

Wali Amanat (Trustee) ini hanya diperlukan hanya jika perusahaan menerbitkan efek dalam bentuk obligasi. Lembaga ini akan bertindak sebagai wali si pemberi amanat. Pemberi amanat dalam penerbitan obligasi adalah investor, sehingga wali amanat mewakili kepentingan investor.

Perantara Perdagangan Efek
(Broker, Pialang) adalah pihak yang melakukan jual beli efek yang listing di bursa efek. Pialang memperoleh balas jasa dari layanan yang ia berikan kepada investor. Layanan tersebut berupa informasi yang dibutuhkan investor untuk mengambil keputusan dalam pengelolaan keuangan (financial management). Badan atau perorangan dapat menjadi perantara perdagangan efek. Badan yang dimaksud dapat berbentuk LKBB, bank, atau badan hukum berbentuk perseroan terbatas yang khusus bergerak di bidang perantara perdagangan efek. Badan atau perorangan yang ingin beroperasi sebagai perantara perdagangan efek harus memenuhi syarat bahwa badan atau perorangan tersebut berada di Indonesia, mempunyai keahlian di bidang perdagangan efek, mempunyai modal disetor minimal Rp25.000.000,00 dan harus memperoleh ijin Menteri Keuangan Republik Indonesia.

Pedagang Efek (Dealer) melakukan perdagangan efek di lantai bursa. Berbeda dengan Broker, Pedagang Efek dapat membeli efek atas namanya sendiri, selain itu juga bisa memberi informasi kepada kleinnya tentang kondisi pasar modal. Walaupun Pedagang Efek ini juga dapat memperjual belikan efek selain memberi informasi kepada klien, dalam praktiknya ia harus mengutamakan pesanan kliennya. Dari aktivitas perdagangan efek tersebut, Pedagang Efek dimungkinkan untuk memperoleh keuntungan atau kerugian. Jika harga efek (saham/obligasi) yang ia jual lebih tinggi dibandingkan dengan harga efek tersebut pada saat ia beli, maka pedagang efek akan memperoleh keuntungan (capital gain) dan apabila harga efek yang ia jual lebih rendah dibandingkan dengan harga efek tersebut pada saat ia beli, maka pedagang efek menderita kerugian modal (capital loss).

Perusahaan Surat Berharga
(Securities Company) bergerak di bidang perdagangan efek-efek yang tercatat di bursa efek. Perusahaan Surat Berharga ini didukung oleh tenaga profesional dalam mekanisasi perdagangan efek, seperti underwriter, broker, fund management Jadi, perbedaannya dengan Pedagang Efek (Dealer) adalah bahwa pedagang efek mempunyai aktivitas jual beli efek dan memberi informasi dan konsultasi kepada klien saja, sedangkan perusahaan surat berharga tidak hanya itu, tetapi juga menyediakan jasa profesional yang lain, seperti underwriter, fund management.

Perusahaan Pengelola Dana (investment Company) merupakan perusahaan yang beroperasi di pasar modal dengan mengelola modal yang berasal dari investor. Perusahaan pengelola dana mempunyai dua unit yang paling utama, yakni :
• pengelolaan dana (fund management), dan
• penyimpanan dana (qustodian).

Pengelola dana memutuskan efek mana yang harus dijual dan efek mana yang harus dibeli, setelah itu yang melaksanakan penjualan atau pembelian adalah penyimpan dana (qustodian). Qustodian juga melakukan penagihan bunga dan deviden kepada emiten.

Biro Administrasi Efek
berperan sebagai pihak yang melakukan administrasi yang berkenaan dengan kepentingan investor dan emiten. Jasa biro ini sangat diperlukan pada pasar modal yang telah berkembang luas. Ada beberapa kegiatan yang sering dilakukan Biro Administrasi Efek.


Adapted from “ Bank dan Lembaga Keuangan Lain"

Pasar Uang

Pasar uang (money market) merupakan pertemuan demand dan supply dana jangka pendek. Dalam pasar uang, valuta asing diperlukan untuk membayar kegiatan ekspor impor, hutang luar negeri.

Ciri-ciri Pasar Uang:
  1. Menekankan pada pemenuhan dana jangka pendek.
  2. Mekanisme pasar uang ditekankan untuk mempertemukan pihak yang mempunyai kelebihan dana dan yang membutuhkan dana.
  3. Tidak terikat pada tempat tertentu seperti halnya pasar modal.

Pelaku Pasar Uang:
  1. Bank
  2. Yayasan
  3. Dana Pensiun
  4. Perusahaan Asuransi
  5. Perusahaan-perusahaan besar
  6. Lembaga Pemerintah
  7. Lembaga Keuangan lain
  8. Individu Masyarakat
Instrumen pasar uang yang ada di Indonesia. Dahlan Siamat (2001:208):

1. Sertfikat Bank Indonesia (SBI)
Instrumen utang yang diterbitkan oleh pemerintah atau bank sentral atas unjuk dengan jumlah tertentu yang akan dibayarkan kepada pemegang pada tanggal yang telah ditetapkan. Instrumen ini berjangka waktu jaruh tempo satu tahun atau kurang.

2. Surat Berharga Pasar Uang (SBPU)
Surat - surat berharga berjangka pendek yang dapat diperjualbelikan secara diskonto dengan Bank Indonesia atau lembaga diskonto yang ditunjuk oleh BI.

3. Sertifikat Deposito
Instrumen keuangan yang diterbitkan oleh suatu bank atas unjuk dan dinyatakan dalam suatu jumlah, jangka waktu dan tingkat bunga tertentu. Sertifikat Deposito adalah deposito berjangka yang bukti simpanannya dapat diperdagangkan. Ciri pokok yang membedakaimya dengan deposito berjangka terletak pada sifat yang dapat dipindahtangankan atau diperjualbelikan sebelum jangka waktu jatuli temponya melalui lembaga - lembaga keuangan lainnya.

4. Commerecial Paper
Promes yang tidak disertai dengan jaminan yang diterbitkan oleh perusahaan untuk memperoleh dana jangka pendek dan dijual kepada investor dalam pasar uang.

5. Call Money
Kegiatan pinjam meminjam dana antara satu bank dengan bank lainnya untuk jangka waktu pendek.

6. Repurchase Agreement
Transaksijual odi surat-surat berharga disertai dengan perjanjian bahwa penjual akan membeli kcmbali surat-surat berharga yang dijual tersebut pada tanggal dan dengan harga yang telah ditetapkan lebih dahulu

7. Banker's Acceptence
Suatu instrumen pasar uang yang digunakan untuk memberikan kredit pada eksportir atau importir untuk membayar sejumlah barang atau untuk membeli valuta asing.


Indikator Pasar Uang.
Indikator pasar uaing sangat diperlukan untuk mengukur atau paling tidak mengamati perkembangan pasar uang, Indikator pasar uang meliputi:

1. Suku bunga Pasar Uang Antar Bank (Rp)
Tingkat bunga yang dikenakan oleh bank terhadap bank lain dalam hal pinjam meminjam danadalam bentuk rupiah.

2. Volume transaksi Pasar Uang Antar Bank (Rp)
Jumlah transaksi antar bank dalam hal pinjam meminjam dalam bentuk rupiah.

3. Suku bunga Pasar Uang Antar Bank (US$)
Tingkat bunga yang dikenakan oleh bank terhadap bank lain dalam hal pinjam meminjam danadalam bentuk US $.

4. Volume transaksi Pasar Uang Antar Bank (US$)
Jumlah transaksi antar bank dalam hal pinjam meminjam dalam bentuk US $.

5. J1BOR (Jakarta Interbank Offered)
Suku bunga yang ditawarkan untuk transaksi pinjam meminjam antar bank.

6. Suku bunga deposito Rupiah (%/Th)
Tingkat bunga yang diberikan para deposan yang mendepositokan uangnya dalam bentuk Rupiah

7. Suku bunga deposito US$ (%/Th)
Tingkat bunga yang diberikan para deposan yang mendepositokan uangnya dalam bentuk US $.

8. Nilai Tukar Rupiah (Kurs)
harga suatu mata uang terhadap mata uang lainnya atau nilai dari suatu mata uang terhadap mata uang lainnya

9. Suku bunga kredit
Tingkat bunga kredit yang dikenakan bank atau lembaga keuangan lainnya kepada para kreditor

10. Inflasi
Kenaikan tingkat harga barang dan jasa secara umum dan terus menerus suatu waktu tertentu

11. Indeks Harga Konsumen (IHK)
Angka indeks yang menunjukkan tingkat harga barang dan jasa yang harus dibeli konsumen dalam suatu periode tertentu.

12. Sertifikat Bank Indonesi (SBI)
Instrumen investasijangka pendek yang bebas resiko

Prinsip - Prinsip Dasar dalam Etika Bisnis Islam

1. Kesatuan (Unity)

Unit adalah kesatuan sebagaimana terefleksikan dalam konsep tauhid yang memadukan keseluruhan aspek aspek kehidupan muslim baik dalam bidang ekonomi, politik, sosial menjadi keseluruhan yang homogen, serta mementingkan konsep konsistensi dan keteraturan yang menyeluruh.
Dari konsep ini maka islam menawarkan keterpaduan agama, ekonomi, dan sosial demi membentuk kesatuan. Atas dasar pandangan ini pula maka etika dan bisnis menjadi terpadu, vertikal maupun horisontal,membentuk suatu persamaan yang sangat penting dalam sistem Islam.


2.Keseimbangan (Equilibrium)

Dalam beraktivitas di dunia kerja dan bisnis, Islam mengharuskan untuk berbuat adil, tidak terkecuali pada pihak yang tidak disukai. Hal ini sesuai dengan firman Allah dalam (Surat Al-Maidah : 8) yang artinya : “Hai orang-orang beriman,hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah SWT,menjadi saksi dengan adil.Dan janganlah sekali-sekali kebencianmu terhadap suatu kaum mendorong kamu untuk berlaku tidak adil.Berlaku adillah karena adil lebih dekat dengan takwa”.


3.Kehendak Bebas (Free Will)

Kebebasan merupakan bagian penting dalam nilai etika bisnis islam,tetapi kebebasan itu tidak merugikan kepentingan kolektif, kepentingan individu dibuka lebar. Tidak adanya batasan pendapatan bagi seseorang mendorong manusia untuk aktif berkarya dan bekerja dengan segala potensi yang dimilikinya. Kecenderungan manusia untuk terus menerus memenuhi kebutuhan pribadinya yang tak terbatas dikendalikan dengan adanya kewajiban setiap individu terhadap masyarakatnya melalui zakat, infak dan sedekah.


4.Tanggungjawab (Responsibility)

Kebebasan tanpa batas adalah suatu hal yang mustahil dilakukan oleh manusia karena tidak menuntut adanya pertanggungjawaban dan akuntabiliats. Untuk memenuhi tuntunan keadilan dan kesatuan, manusia perlu mempertanggungjawabkan tindakanya. Secara logis prinsip ini berhubungan erat dengan kehendak bebas. Allah menetapkan batasan mengenai apa yang bebas dilakukan oleh manusia dengan bertanggungjawab atas semua yang dilakukannya.


5.Kebenaran: kebajikan dan kejujuran

Kebenaran dalam konteks ini selain mengandung makna kebenaran lawan dari kesalahan, mengandung pula dua unsur yaitu kebajikan dan kejujuran. Dalam konteks bisnis kebenaran dimaksudkan sebagia niat, sikap dan perilaku benar yang meliputi proses akad (transaksi) proses mencari atau memperoleh komoditas pengembangan maupun dalam proses upaya meraih atau menetapkan keuntungan. Dengan prinsip kebenaran ini maka etika bisnis Islam sangat menjaga dan berlaku preventif terhadap kemungkinan adanya kerugian salah satu pihak yang melakukan transaksi ,kerjasama atau perjanjian dalam bisnis.

Pendapat John Maynard Keynes

Keynes berpendapat bahwa pengeluaran masyarakat untuk konsumsi dpengaruhi oleh pendapatan. Semakin tinggi tingkat pendapat mengakibatkan semakin tinggi pula tingkat konsumsi. Selain itu, pendapatan juga berpengaruh terhadap tabungan. Semakin tinggi pendapatan, semakin besar pula tabungannya karena tabungan merupakan bagian pendapatan yang tidak dikonsumsi. Walaupun pendapatan penting peranannya dalam menentukan konsumsi, peranan faktor-faktor lain tidak boleh diabaikan. Dibawah ini diterangkan beberapa faktor lain yang mempengaruhi tingkat konsumsi dan tabungan:

1. Kekayaan yang terkumpul

Sebagai akibat menapat harta warisan/tabungan yang banyak akibat usaha dimasa lalu, maka seseorang berhasil memiliki kekayaan yang mencukupi. Dalam keadaan seperti itu ia sudah tidak terdorong lagi untuk menabung lebih banyak.maka lebih besar bagian dari pendapatannya yang digunakan untuk konsumsi dimasa sekarang. Sebaliknya, untuk orang yang tidak memperoleh warisan mereka lebih bertekat untuk menabung yang lebih banyak di masa yang akan datang.

2. Tingkat bunga

Tingkat bunga dapat dipandang sebagai pendapatan yang diperoleh dari melakukan tabungan. Rumah tangga akan berbuat lebih banyak tabungan apabila tingkat bunga tinggi karena lebih banyak bunga yang akan diperoleh.

3. Sikap berhemat

Berbagai masyarakat mempunyai sikap yang berbeda dalam menabung dan berbelanja. Ada masyarakat yang tidak suka berbelanja berlebih-lebihan dan lebih mementingkan tabungan. Dalam masyarakat seperti itu APC dan MPCnya adalah lebih rendah tapi ada pula masyarakat yang mempunyai kecenderungan mengkonsumsi yang tinggi yang berdiri APC dan MPCnya adalah tinggi.

4. Keadaan Perekonomian

Dalam perekonomian yang tumbuh dengan teguh dan tidak banyak pengangguran masyarakat berkecenderungan melakukan perbelanjaan yang lebih aktif. Mereka mempunyai kecenderungan berbelanja lebih banyak pada masa kini dan kurang menabung. Tetapi dalam keadaan perekonomian yang lambat berkembangnya, tingkat pengangguran menunjukkan tendensi meningkat, dan sikap masyarakat dalam menggunakan uang dan pendapatnya makin berhati-hati.

5. Distribusi Pendapatan

Dalam masyarakat yang distribusi pendapatannya tidak merata, lebih banyak tabungan akan dapat diperoleh. Dengan masyarakat yang demikian sebagian besar pendapatan nasional dinikmati oleh sebagian kecil penduduk yang sangat kaya, dan golongan masyarakat ini mempunyai kecenderungan menabung yang tinggi. Maka mereka boleh menciptakan tabungan yang banyak. Segolongan besar penduduk mempunyai pendapatan yang hanya cukup membiayai konsumsi dan tabungannya adalah kecil. Dalam masyarakat yang distribusi pendapatannya lebih seimbang tingkat tabungannya relatif sedikit karena mereka mempunyai kecondongan mengkonsumsi yang tinggi.

John Maynard Keynes


John Maynard Keynes dilahirkan di Cambridge, Inggris pada tanggal 5 Juni 1883. Kebetulan tahun kelahiran Keynes bertepatan dengan tahun wafatnya Karl Marx yang sangat terkenal itu. Walaupun demikian kedua tokoh pemikir ekonomi yang waktunya bersinggungan ini sangat berbeda pemikiran satu sama lainnya. Namun demikian keduanya banyak mempengaruhi filsafat sistem kapitalis.

Ketika Keynes berusia tujuh tahun, bagi ayahnya yang juga ahli ekonomi yang bernama John Neville Keynes yang juga terkenal, Keynes merupakan seorang teman yang menyenangkan sekali, Keynes sangat sayang kepada ibunya. Hal itu terungkap dari surat untuk ibunya pada tahun 1919 yang mengadukan soal kesedihannya dan keadaan yang kurang baik di lingkungannya, sebagai berikut “Rupanya sudah berminggu-minggu lamanya saya tidak menulis surat kepada siapapun juga, saya memang sangat penat, sebagian karena pekerjaan saya, sebagian karena merasa sangat sedih melihat begitu banyak kejahatan di sekitar saya. Belum pernah saya merasa begitu sedih seperti dalam dua atau tiga minggu terakhir ini. Perdamaian ini sifatnya begitu menghina dan begitu mustahil. Sehingga hanya akan membawa malapetaka.” Keynes mencurahkan segala isi hatinya dengan gaya manja kepada ibunya yang ia sayangi itu. Keynes wafat di Tilson, Sussex pada tanggal 21 April 1946. Ia memperoleh pendidikan di Eton dan King’s College, Cambridge.

Ia menjadi dosen dalam mata kuliah ilmu ekonomi dan keuangan di cambridge. Keynes juga tercatat sebagai bendaharawan King’s College sejak tahun 1908 ia wafat. Di samping itu Keynes juga menjadi anggota Royal Cominision, sebagai Treasury (1915-1919) dan pada bulan Januari 1919 Ia menjadi utusan utama Inggris ke Konferensi Perdamaian Paris. Sebagai utusan konferensi itu, ia mengundurkan diri pada bulan Juni 1919. Pengunduran Keynes itu sebagai tindakan protesnya terhadap pasal perampasan dalam Perjanjian Versailles. Karena menurut Keynes bahwa dalam Perjanjian Versailles itu terdapat rangsangan yang tidak disadari untuk kebangkitan yang lebih hebat lagi dan militerisme dan autarki Jerman. Ternyata apa yang diutarakan Keynes menjadi kenyataan, karena dalam kurun waktu 20 tahun ramalan Keynes itu benar-benar menjadi kenyataan. Munculnya Gerakan Nazi Fasis di bawah Hitler menjadi dominan di Jerman sejak tahun 1933, dan pada akhir tahun 1939 meletuslah Perang Dunia II yang jauh lebih dahsyat dari peperangan-peperangan sebelumnya.

Keynes menikah dengan Lydia Lopokova, seorang penari balet.Pada tahun 1941 Keynes diangkat menjadi direktur Bank of England (Bank Sentral Inggris) dan pada tahun 1942 Ia menjadi The First Baron Keynes of Tilton, yakni suatu gelar kerajaan yang sangat terhormat berkat sumbangan pikirannya yang sangat besar itu.

Keynes juga pernah memimpin delegasi Inggris ke Konferensi Moneter dan Keuangan PBB di Bretton Woods, Anierika pada bulan Juli 1944. Dan konferensi itu lahirlah apa yang dikenal dengan Dana Moneter International (International Monetary Fund/IMF) dan Bank Dunia (ZBRD yakni International Bank for Reconstruction and Development).

Keynes juga pernah menjadi perunding utama dari Anglo-American Loan (Kredit Inggris Amerika) pada tahun 1945.


Pada bulan Desember tahun 1919 itu pulalah Keynes menerbitkan bukunya yang berjudul The Economic Consequences of the Peace (Konsekuensi ekonomi dan perdamaian ) yang membuat Keynes terkenal.

Dan tahun 1921 sampai 1938 ia menjabat sebagai presiden komisaris dan National Mutual Life Assurance Society dan memimpin suatu perusahaan investasi.

Pada tahun 1936, Keynes menerbitkan lagi hasil pemikirannya yang terpenting dan terkenal hingga sekarang yakni The General Theory of Employment, Interest, and Money (Teori Umum mengenai Lowongan/Peluang Kerja, Bunga dan Uang).

Dalam bukunya itu diungkapkan bahwa penghasilan dan peluang/ lowongan kerja itu ditentukan oleh jumlah pengeluaran swasta dan negara. Pendapat ini dinilai para ahli ekonomi dunia sebagai suatu penyimpangan dan tradisi Neo-Klasik dan akhirnya menciptakan mazhab baru, mazhab ekonomi modern yang biasa dikenal dengan sebutan mazbab Keynes.

Selain buku-bukunya itu, Keynes juga menerbitklan buku hasil pemikirannya berjudul How to Pay for the War. Dalam bukunya itu Keynes mengutarakan suatu cara untuk menghindari terjadinya inflasi pada zaman perang yakni dengan jalan tabungan paksa atau tabungan penangguhan.

Pada tahun 1941 Keynes diangkat menjadi direktur Bank of England (Bank Sentral Inggris) dan pada tahun 1942 Ia menjadi The First Baron Keynes of Tilton, yakni suatu gelar kerajaan yang sangat terhormat berkat sumbangan pikirannya yang sangat besar itu.

Keynes juga pernah memimpin delegasi Inggris ke Konferensi Moneter dan Keuangan PBB di Bretton Woods, Anierika pada bulan Juli 1944. Dan konferensi itu lahirlah apa yang dikenal dengan Dana Moneter International (International Monetary Fund/IMF) dan Bank Dunia (ZBRD yakni International Bank for Reconstruction and Development).

Keynes juga pernah menjadi perunding utama dari Anglo-American Loan (Kredit Inggris Amerika) pada tahun 1945.

Selain buku-bukunya yang telah disinggung di atas, ternyata masih banyak lagi karya pemikiran Keynes mengenai ekonomi dan keuangan. Seperti hasil pemikiran-pemikirannya yang berjudul Indian Currency and Finance (1913), A Treatise on Probability (1921), A Revision of Treaty (1922), A Tract on Monetaty Reform (1923), American ed., Monetary Reform (1924), a. Short View Of Russia (1925), The Economic Consequences of Mr Churchill (1925), The End Of Laissez Fair (1926), san Essays in Biography (1933).

Tips Membuat Hidup Bermakna



Bagaimana kehidupan anda selama ini???.
Apakah semua yang andalakukan bermakna untuk anda dan orang lain?.
Berikut adalah Tips membuat Hidup Menjadi Bermakna :

1--Ingatlah: mungkin anda tidak bisa mendapatkan
apa yang anda inginkan tetapi seringkali hal itu
adalah sebuah keberuntungan yang baik.

2--Saat anda menyadari anda melakukan
kekeliruan, segera ambil langkah-langkah
perbaikan.

3--Hiduplah dalam kehidupan yang baik dan penuh
kehormatan.

4--Suasana rumah yang penuh cinta kasih adalah
pondasi hidup anda.

5--Ingatlah: hubungan yang terbaik adalah
hubungan dimana kasih anda untuk yang lain
melebihi kebutuhan anda dari yang lain.

6--Kejujuran dan kepercayaan

7--Tak seorang pun yang peduli seberapa banyak
anda tahu sampai mereka tahu seberapa banyak
anda peduli.

8--Sekali dalam setahun, pergilah ke suatu tempat
yang belum pernah anda kunjungi.

9--Hargailah hal-hal kecil.

10--Hubungi dan teleponlah mereka yang sudah
lama tidak berhubungan dengan anda.

11--Mulailah menerima apa yang sudah kita dapatkan.

12-- Jangan mempersulit diri sendiri untuk hal-hal yang tidak penting.

silahkan pikirkan dan renungkan apa yang akan anda lakukan saat ini untuk
masa depan anda nanti.
Milton Friedman lahir di New York City, anak keempat dan putra hanya kerja imigran Yahudi kelas dari sebuah komunitas Hongaria di tempat yang sekarang Ukraina. Ketika dia berusia satu tahun, keluarganya pindah ke Rahway, New Jersey, di mana orang tua Friedman tetap toko barang-barang kering. Beliau meraih gelar di bidang matematika dari Rutgers University, lulus pada tahun 1932 selama kedalaman sangat dari Depresi besar.

Setelah lulus, Friedman tertarik mengejar studi lebih lanjut dalam matematika, namun keadaan yang mengerikan perekonomian nasional terinspirasi dia untuk mengejar ekonomi sebagai gantinya, dan ia menerima beasiswa dari University of Chicago.




Biography Milton Friedman

Nobel Prize in Economics Hadiah Nobel Ekonomi

Milton Friedman Date of birth: July 31, 1912 Milton Friedman Tanggal lahir: 31 Juli 1912
Date of death: November 16, 2006 Tanggal kematian: November 16, 2006




Milton Friedman

Milton Friedman lahir di New York City, anak keempat dan putra hanya kerja imigran Yahudi kelas dari sebuah komunitas Hongaria di tempat yang sekarang Ukraina. Ketika dia berusia satu tahun, keluarganya pindah ke Rahway, New Jersey, di mana orang tua Friedman tetap toko barang-barang kering. Dia membaca lahap, menikmati sekolah dan menunjukkan bakat tertentu untuk matematika. Beliau meraih gelar di bidang matematika dari Rutgers University, lulus pada tahun 1932 selama kedalaman sangat dari Depresi besar. Meskipun beasiswa meliputi biaya kuliah, ia bekerja sepanjang tahun muridnya untuk memenuhi biaya hidup nya.

Milton Friedman Biografi Foto
Setelah lulus, Friedman tertarik mengejar studi lebih lanjut dalam matematika, namun keadaan yang mengerikan perekonomian nasional terinspirasi dia untuk mengejar ekonomi sebagai gantinya, dan ia menerima beasiswa dari University of Chicago. Sementara mendapatkan gelar master dalam satu tahun di Universitas, ia bertemu dengan seorang mahasiswa ekonomi sesama, Direktur Rose. Kedua berharap untuk menikah, tapi sudah lama dibujuk oleh kesulitan keuangan untuk memulai keluarga selama Depresi.

Friedman dianugerahi beasiswa tahun untuk melanjutkan studi pascasarjana di Columbia University. Setelah satu tahun di Chicago sebagai asisten penelitian di departemen ekonomi, ia kemudian dipekerjakan oleh Komite Sumber Daya Nasional di Washington untuk bekerja pada survei anggaran konsumen besar.

Pada tahun 1937, Friedman bergabung dengan staf penelitian dari Biro Riset Ekonomi Nasional di New York City.Dengan penghasilan tetap akhirnya meyakinkan, Milton Friedman dan Rose Direktur menikah pada tahun 1938. Mereka telah berkolaborasi pada banyak buku dan proyek-proyek selama bertahun-tahun. studi Friedman pendapatan dari praktek profesional yang independen menjabat sebagai disertasi doktor untuk Columbia University, namun publikasi disertasinya ditunda sampai setelah Perang Dunia II. Pada tahun 1940, Friedman menerima pekerjaan di University of Wisconsin tetapi dipaksa untuk mengundurkan diri dalam setahun. Friedman telah jatuh ke dalam konflik dengan anggota lain dari fakultas atas masuknya Amerika ke dalam Perang Dunia II, yang Friedman disukai dan lain-lain menentang. Selama Perang Dunia II, ia bekerja di Departemen Keuangan, dimana ia membantu menciptakan sistem pemotongan pajak federal. Sebelum waktu itu, Amerika telah membayar pajak mereka secara sekaligus tunggal setiap tahun. Selama tahun-tahun terakhir perang, dia diskors penelitian ekonomi dan bekerja sebagai seorang ahli statistik matematika oleh kelompok proyek khusus di Columbia University, berkonsentrasi pada masalah desain senjata, taktik militer dan percobaan metalurgi.

Setelah perang, disertasi Friedman akhirnya diterbitkan, dan ia dianugerahi gelar Ph.D. from Columbia University. dari Columbia University. Buku yang dihasilkan, Pendapatan dari Independen Profesional Praktek memperkenalkan konsep dan sementara pendapatan permanen. Penelitian ini pendapatan profesional, terintegrasi dengan pekerjaan sebelumnya di atas anggaran konsumen, menjabat sebagai dasar tengara Teori Fungsi Konsumsi. Setelah satu tahun di University of Minnesota, Friedman menerima janji di University of Chicago, tempat ia mengajar selama 30 tahun mendatang, sementara secara bersamaan mempertahankan posisi staf dengan Biro Riset Ekonomi.

Milton Friedman Biografi Foto
Di Biro, Friedman melakukan studi jangka panjang dari peran uang dalam siklus bisnis. Di Universitas, ia mendirikan sebuah "Workshop di Uang dan Perbankan," yang memimpin kebangkitan kepentingan dalam studi moneter di Amerika Serikat. Friedman membuat nama sebagai salah satu eksponen Universitas ekonomi neo-klasik, bertentangan dengan ekonomi Keynesian kemudian mendukung di kebanyakan universitas di Eropa dan Amerika. Dalam pengelompokan yang lebih besar dari Sekolah Chicago, Friedman dan rekan-rekan yang berpikiran seperti dianggap sebagai monetaris. Mereka melihat jumlah uang beredar sebagai penentu utama dalam siklus bisnis dan inflasi dan menganggapnya sebagai alat yang paling efektif dari kebijakan ekonomi pemerintah. Daripada fine tuning-kebijakan fiskal Keynesian, Friedman merekomendasikan bahwa bank sentral seperti Federal Reserve mengadopsi aturan umum mengendalikan jumlah uang beredar untuk menekan inflasi dan memungkinkan harga untuk menemukan tingkat alami mereka. Friedman lama berpendapat bahwa hampir seluruh bentuk intervensi pemerintah dalam perekonomian tidak hanya kontraproduktif dalam hal ekonomi, tetapi pada dasarnya bertentangan dengan nilai-nilai masyarakat bebas.

Pada awal 1960-an, ide-ide Friedman mulai mendapatkan penganut di luar persaudaraan para ekonom akademik, terutama melalui serangkaian buku persuasif untuk pembaca umum, termasuk Kapitalisme dan Kebebasan (1962), ditulis dengan kolaborasi dengan istrinya, Rose D. Friedman. TTahun berikutnya melihat publikasi Sejarah monumental Moneter nya Amerika Serikat, ditulis dengan kolaborasi dengan Anna J. Schwartz.

Keberhasilan dari karya-karyanya dengan masyarakat umum membawa dia ke peran yang lebih menonjol dalam perdebatan kebijakan publik. Friedman menjabat sebagai penasihat ekonomi informal untuk kampanye presiden 1964 Senator Barry Goldwater. Goldwater dikalahkan, tetapi ide-ide Friedman adalah menjangkau audiens yang lebih luas.

Friedman menyarankan kampanye presiden sukses Richard Nixon pada tahun 1968. Selama presiden Nixon, Friedman bertugas di sebuah komite untuk mempelajari kelayakan kembali ke pasukan bersenjata para sukarelawan-untuk pertama kalinya sejak sebelum Perang Dunia II, rekomendasi dari komite ini menyebabkan penghapusan dari rancangan militer pada tahun 1973. Meskipun ketertarikannya pada kebijakan publik, Friedman konsisten menolak janji untuk posisi pemerintah penuh waktu, lebih memilih untuk berkonsentrasi pada pekerjaan ilmiah dan untuk mempromosikan kepercayaan publik kebijakan luar pemerintah.

Pada tahun 1975, Friedman melakukan kunjungan kontroversial ke Chili selama kediktatoran militer Jenderal Augusto Pinochet untuk memberikan serangkaian kuliah tentang ekonomi. Universitas lain dari profesor lulusan Chicago dan kemudian menjabat sebagai penasihat kepada pemerintah Chili. Meskipun Friedman pernah menyarankan rezim secara langsung, ia percaya penerapan kebijakan pasar bebas membantu mempersiapkan negara untuk akhirnya kembali ke pemerintahan demokratis.Friedman memberikan ceramah serupa di Afrika Selatan dan Rhodesia (kini Zimbabwe) pada 1970-an. Ia kemudian melakukan perjalanan sejauh Cina untuk berbicara pada ide-ide pasar bebasnya.

karya sebelumnya ilmiah Friedman sekarang mendapatkan pengakuan internasional. Ia dianugerahi Hadiah Nobel 1976 di bidang Ekonomi "untuk prestasinya di bidang analisis konsumsi, sejarah dan teori moneter dan demonstrasi tentang kompleksitas kebijakan stabilisasi. Tahun itu, ia pensiun dari University of Chicago, meskipun ia mempertahankan gelar Paulus Snowdon Russell Distinguished Service Profesor Emeritus Ekonomi di Universitas. Dari 1977 sampai kematiannya ia adalah seorang Senior Research Fellow di Lembaga Hoover pada Perang, Revolusi dan Perdamaian di Universitas Stanford.

Pada tahun 1980, gagasan Milton Friedman yang ditampilkan di bagian umum serial televisi 10, Gratis untuk Pilih. Friedman dan istrinya Rose menerbitkan volume pendamping populer untuk seri, itu menjadi buku nonfiksi terlaris tahun ini. Pada tahun yang sama, Friedman menyarankan calon presiden Ronald Reagan, yang pandangan erat tercermin's laissez faire filosofi Friedman. Pada tahun pertama pemerintahan Reagan, Friedman menjabat sebagai anggota Presiden Kebijakan Ekonomi Dewan Penasihat.

Milton Friedman Biografi Foto
1980-an adalah dekade DAS untuk penerimaan ide-ide Friedman. Pandangannya moneter, kebijakan perpajakan privatisasi, dan deregulasi informasi kebijakan pemerintah di seluruh dunia, terutama administrasi Ronald Reagan di Amerika Serikat dan Margaret Thatcher di Inggris. Ide-idenya dipelajari di seluruh dunia, dan memainkan peran utama dalam transformasi ekonomi Cina. Pada saat yang sama, pandangan libertarian tentang isu-isu sosial seperti dekriminalisasi obat kadang-kadang membuatnya bertentangan dengan konservatif pengagum pemikiran ekonominya. Banyak esai majalahnya mengutuk pemerintah aktivis dikumpulkan dalam buku 1983, Bright Promises, menyedihkan Kinerja.

Sebuah serial televisi kedua dan buku yang menyertainya oleh Friedmans, Tirani Status Quo, muncul pada tahun 1984. Pada tahun 1988 Friedman dianugerahi National Medal of Science dan Presidential Medal of Freedom. Pada tahun itu penghargaan, Milton Friedman dan istrinya Rose menerbitkan memoar bersama kehidupan mereka bersama, Dua Orang Lucky. . Dalam tahun-tahun kemudian, Friedmans membuat rumah mereka di San Francisco, di mana Milton Friedman meninggal pada tahun 2006, pada usia 94.

Sejak kematiannya - dan krisis keuangan tahun 2008 - ide-ide Friedman tentang peraturan pemerintah bisnis dan keuangan telah hangat diperdebatkan, tetapi ajarannya mempertahankan dukungan yang kuat di antara para ekonom dan pembuat kebijakan di seluruh dunia. Sejak tahun 2002, Cato Institute, sebuah Libertarian think tank, telah mendapatkan penghargaan Milton Friedman Prize sebesar $ 500.000 untuk orang yang telah melakukan yang paling dalam periode dua tahun sebelumnya untuk memajukan penyebab kebebasan ekonomi, sebuah penghargaan pas untuk pria dan untuk menyebabkan dia diperjuangkan.